Breaking News
Home / Uncategorized / 29 Juta Dana Pilkades Desa Koto Tengah di Pertanyakan

29 Juta Dana Pilkades Desa Koto Tengah di Pertanyakan

Penulis Harmanudin

Kerinci

KoranTekad.com – Kerinci. 29 juta dana pilkades tersebut, menurut sumber berasal dari tiga calon kepala desa sebesar 19 juta lebih, di karnakan per calon harus menyetorkan uang enam juta lima ratus ribu rupiah, sepuluh juta dari dana desa untuk apa dana tersebut,,???

Ketua panitia pilkades berinisial, Anto Efendi, ketika di tanya media ini tentang, apa benar ada calon kepala desa yang memberikan dana untuk pilkades, ?, Anto mejawab ada, tetapi lima juta per calon, kemudian media bertanya lagi apakah ada dana dari dana desa, ketua pilkades menjawab ada sebesar sepuluh juta, ketua ketika di tanya kemana peruntukan dana tersebut, ketua panitia inisial anto terpaku tidak menjawab pertanyaan wartawan”.

Anehnya ketika wartawan mewawancarai ketua panitia pilkades, secara tiba-tiba sekretaris panitia menyerobot pertanyaan wartawan, sekretaris dengan alergi mengatakan, untuk apa wartawan terlalu detil menanya peruntukan dana pilkades, kalau mau detil silahkan tanyakan ke Pemdes Kabupaten”, melihat sekretaris menjawab pertanyaan wartawan, ketua panitia berinisial anto tiba-tiba lansung menghilang, kemungkinan besar ketua panitia pilkades teraebut takut menjelaskan peruntukan dana29 juta secara detil.

Sekretaris panitia pilkades berinisial andes ketika di tanya apakah benar di dalam dana 29 juta itu ada untuk dana pihak keamanan,,,? dijawab andes ada, tapi nanti kami berikan”, mendengar jawaban andes pada wartawan secara tiba-tiba muncul pihak keamanan dan mengatakan, tidak ada menerima dana untuk keamanan”, kapan panitia pilkades koto tengah akan memberikan dana untuk pihak keamanan,,, ??.

Anehnya lagi, ucapan ketua panitia dan ucapan sekretaris panitia inisial andes berbeda di hadapan wartawan, ketua panitia beriniaial anto mengatakan bahwa calon kades menyetorkan dana pada panitia adalah sebanyak lima juta rupiah per calon, tapi sekretaris pilkades, ketika di desak wartawan mengatakan bahwa calon kades menyetorkan dana pada panitia pilkades, sebesar enam juta lima ratus ribu rupiah per calon.

Beberapa sumber media ini yang turut hadir memberikan hak suara pada hari kamis 26-12-2019 di desa koto tengah Kecamatan Siulak, mempertanyakan peraturan mana yang mengatur bahwa calon kepala desa harus menyetorkan uang untuk pilkades pada panitia pilkades, apakah peraturan ini dari perbub atau dari perda atau mungkin panitia pilkades desa koto tengah, Kecamatan Siulak, yang mengada-ngada membuat aturan guna utuk mendapatkan upeti pada acara pilkades, tegas sumber.

Sampai berita ini di turunkan media ini belum mendapatkan kejelasan dari panitia pelaksana pilkades tersebut tentang peruntukan dana 29 juta secara detil dari panitia pilkades desa Koto Tengah, Kecamatan Siulak, Kerinci. *Man*

About master

Check Also

Rilis Akhir Tahun 2019 Polres Sorong selatan

Foto: Barang Bukti Minuman Keras & Obat Terlarang Hasil Sitaan Liputan Elkena Woloin Sorong selatan, …

One comment

  1. Di desa air betung kecamatan gunung kerinci lebih parah lagi panitia memungut 30 juta dari calon kades, dari dana desa tidak ada kejelasan berapa jumlahnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *