Breaking News
Home / Daerah / Mekanisme Pengadaan Sapi BUMDes Pino Baru Dipertanyakan
Kandang sapi milik BUMDes Pino Baru

Mekanisme Pengadaan Sapi BUMDes Pino Baru Dipertanyakan

BENGKULU SELATAN – KORAN TEKAD.ID

Pemerintah pusat melalui Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) atas dasar UU Desa yang diperjelas melalui Peraturan Menteri PDTT Nomor 21 tahun 2015 menyebutkan, salah satu prioritas pemanfaatan dana desa (DD) adalah pendirian dan pengembangan Badan Usaha Milik Desa ( BUMDes ) sesuai kebutuhan dan potensi desa ditetapkan dengan peraturan desa dan berbadan hukum.

Dengan tujuan : meningkatkan perekonomian desa, mengoptimalkan aset desa agar bermanfaat untuk kesejahteraan desa, meningkatkan usaha masyarakat dalam pengelolaan potensi ekonomi desa, mengembangkan rencana kerjasama usaha antar desa, menciptakan peluang dan jaringan  pasar yang mendukung kebutuhan umum warga, membuka lapangan kerja, meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui perbaikan pelayanan umum, meningkatkan pendapatan masyarakat desa dan pendapatan asli desa.

Yang mana kegiatan yang dilakukan tercantum dalam RKP  desa dan disahkan dalam musyawarah penetapan RKP DESA yang disetujui oleh Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dengan pemerintah desa.

Sementara kepengurusan BUMDes diatur dalam PP Nomor 43 Pasal 132 ayat 6 dan 7, dijelaskan bahwa pelaksana operasional diangkat dan diberhentikan oleh kepala desa dan dilarang rangkap jabatan, serta pengurus pendidikan minimal sekolah menengah atas.

Kepala Desa Pino Baru Kecamatan Air Nipis, Kurmin, didampingi sekretarisnya saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Rabu (8//5/2019) pagi, mengatakan tahun anggaran 2018 desanya menganggarkan BUMDes sebesar Rp 195 juta.

Dana tersebut tanpa ditransfer ke rekening BUMDes. Yang mana anggaran tersebut digunakan untuk pembelian sapi 16 ekor, pembuatan kandang sapi dan pemagaran.

Pengurusan BUMDes Pino Baru, kata Kurmin, dijabat oleh Wiko sebagai ketua, Eko sebgai sekretaris, dan Luterman sebagai bendahara.

Sementara penjelasan salah satu warga yang namanya enggan ditulis, bertolak belakang dengan keterangan Kades. Menurut dia, salah satu pengurus BUMDes sudah mengundurkan diri secara tertulis dengan alasan keberatan melaksanakan tugas.

Selain itu, pengunduran diri juga dipicu mekanisme penerapan dan pengadaan sapi kurang transparan. Pihak pemerintah desa dalam pembelian sapi tidak melibatkan pengurus BUMDes, sehingga harga sapi per ekor tidak diketahui jelas, tempat pembeliannya juga tidak diberi tahu. Semenatara uang BUMDes Rp 195 juta tidak pernah masuk ke rekening BUMDes.

“Tahu-tahu pihak kepala desa langsung menyerahkan sapi sejumlah 16 ekor ke pihak BUMDes. Dikawatirkan nantinya jika berbagai pihak menuntut kejelasan tentang BUMDes, ia (pengurus BUMDes-red) tidak dapat menjelaskannya,” beber warga tadi.

Pria asli Pino Baru ini menduga, karena takut beresiko hukum akibat mekanisme penggunaan anggaran pemerintah tersebut, pengurus BUMDes memilih mengundurkan diri. (WD)

About master

Check Also

KOMISI II DPRD MALUKU BAHAS REGULASI TERTINGGI UU.NO.3 2020

Komisi II DPRD Maluku Bahas Regulasi Tertinggi UU.No,3  2020 Ambon.korantekad.id.Komisi II DPRD Provinsi Maluku, siang …

One comment

  1. Emistuatanasay

    Perencanaan usaha Bumdes merupakan bagian yg terintegrasi dengan perencanaan desa. Rencana usaha Bumdes sudah tersusun berbarengan dengan penyusunan RKP. Terkait dengan persoalan pengadaan Sapi di Desa Pino Baru, idealnya sudah direncanakan bersama Bumdes. Mekanisme pengadaannya bisa dilakukan oleh Pemdes sebagai ‘belanja desa’ atau dilakukan oleh Bumdes sebagai ‘penyertaan modal’. Pengadaan oleh Pemdes melalui mekanisme Tata kelola keuangan desa, sedangkan pengadaan oleh Bumdes melalui mekanisme Tata kelola Bumdes.
    Selanjutnya pengelolaan usaha diserahkan kepada Bumdes…, masalahnya adalah sejauh kesiapan Kelembagaan Bumdes untuk mengelolanya…?
    Hal ini merupakan tanggungjawab bersama baik Pemdes dan masy desa maupun pihak lain yg berkompten (OPD dan Pendamping Desa).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *