Breaking News
Home / Daerah / KASUS PEMUKULAN PEDAGANG PASAR DI SAUMLAKI MALUKU OLEH MANTAN KADIS PERINDAK MANDEK ” KORBAN KESAL TETAP LANJUT PROSES HUKUM

KASUS PEMUKULAN PEDAGANG PASAR DI SAUMLAKI MALUKU OLEH MANTAN KADIS PERINDAK MANDEK ” KORBAN KESAL TETAP LANJUT PROSES HUKUM

Kasus Pemukulan Pedagang Pasar Saumlaki Maluku Oleh Mantan Kadis Perindak  Mandek .”Korban Kesal Tetap lanjut Proses Hukum
Saumlaki, Kasus Pemukulan Pedagang Pasar Saumlaki Maluku Oleh Mantan Kadis Perindrak Mandek .Korban Kesal dan tetap proses hukum .
Hj.Hartini merupakan salah satu pedagang di pasar Saumlaki, ibu kota Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT). merupakan korban pemukulan mantan kadis Perindrak dan sekarang menjabat  Plt  pemberdayaan perempuan pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar Ety Werembinan. Kepada awak media di kediamannya  Kamis, 14 /10/2020 malam pukul .20.04 WIT ,mengeluh atas  laporannya yang tak kunjung diproses penyidik Polres KKT sejak bulan Maret 2020.
Menurut Hj. Hartini  korban dipukul saat melakukan penyitaan barang dagangan di tokonya .karena dianggap telah melewati tanggal kadaluarsa (expired date).Terkait masalah tersebut,   telah mengutarakan kekesalannya kepada penyidik saat  diundang dalam pertemuan mediasi pada hari Senin, 14/10/2020  lalu. dalam ucapanya
Hartini  sampaikan  ke pihak polisinya,  paling kesal sekali dengan (cara) penanganan bapak-bapak polisi di Polres KKT,” Sehingga dirinya menilai, cara penanganan kasusnya di bagian Serse Polres KKT sangat buruk dan bahkan tidak profesional.” Tandasnya
Pasalnya, sejak peristiwa itu terjadi pada bulan Maret 2020 lalu, dirinya langsung melaporkan kejadian tersebut dengan membawa bukti visum dokter, namun hingga kini laporannya tidak pernah ditindaklanjuti.Dan terkesannya jelek sekali dalam  penanganannya seakan-akan kayak polisi keluarga. Kenapa  karena  kalau bukan polisi keluarga kenapa  sampai bilang kakak saya kasat Intel? dan bukan saja itu, pada saat dalam perjalanan untuk ke polres, kasat Intel telepon suaminya  saat bersamaan bahwa Ety Werembinan itu adalah adiknya sangat Aneh dan mustahil .percakapan tersebut, bukan saja berakhir dalam perjalan tersebut.,namun Hartati setelah tiba di SPK untuk buat laporan .ada salah satu anggota panggil suami hj . hartini ,yang katanya di panggil oleh kasat intel ,ternyata hal yang sama diucapkan bahwa  itu adiknya namun respon Suami Hartini itu masalah Istrinya dan tidak ada hubungan .dan saat itu, berlalu suaminya Hj.Hartini .” Urainya
Ditambahkan Hartini ,sudah 7 bulan tidak ada penanganan, berarti betul, beliau kuasai. Dan dirinya  tetap berlanjut sesuai hukum yang berlaku. Selain itu, dalam pertemuan mediasi tersebut, pihak Serse mengatakan kalau mantan Kadis Perindak Pemkab Kepulauan Tanimbar itu juga, telah melaporkan dirinya karena dianggap menjual barang kadaluarsa.
harapan Hartini saat itu,  agar dengan pertemuan tersebut dapat memediasi kedua belah pihak untuk mencari jalan damai. Namun  tidak ada niat baik dari mantan Kadis Perindak KKT tersebut untuk menyesali perbuatannya dan meminta maaf.” Dan Selama ini,menurut Hartini , yang meminta maaf hanya bapak polisi saja, pelaku  tidak ada. Jadi sebenarnya yang bermasalah ini, polisi dengan dirinya  atau yang bersangkutan? ” jika ada laporan mengenai dirinnya, silahkan diproses sesuai hukum yang berlaku, karena itu merupakan hak si pelapor. Namun terhadap laporannya, mesti telah diproses dan ditindaklanjuti ke pengadilan untuk disidangkan.Dan Kalau dia mau laporkan saya, itu hak dia, saya siap. Kalau saya bersalah, saya siap dihukum sesuai kesalahan saya, tapi laporan saya ini kenapa tidak diproses.” Herannya
Olehnya itu, dirinya  berharap, pihak Polres Kepulauan Tanimbar dapat bertindak profesional dan proporsional dalam menuntaskan laporan masyarakat yang ingin mencari keadilan, termasuk dirinya. Karena menurut dia, Indonesia merupakan negara hukum dan setiap permasalahan harus diselesaikan secara hukum.
Kasat Serse Polres Kepulauan Tanimbar Iptu Richard Hahury  Saat ditemui wartawan di ruangannya, Rabu, 14/10/2020 belum dapat memberikan keterangan mengenai masalah tersebut. Namun harapannya, ada keterbukaan informasi seluas-luasnya dari Polres KKT agar dapat diketahui seluruh masyarakat Kabupaten Kepulauan Tanimbar.” ( Ati).

About ARIATI HEHANUSA

Check Also

KANTOR SEKRETARIAT ASOSIASI PETANI KELAPA SAWIT INDONESIA SAMPIT (APKASINDO) HARI INI DIRESMIKAN

KANTOR SEKRETARIAT ASOSIASI PETANI KELAPA SAWIT INDONESIA SAMPIT (APKASINDO) HARI INI DIRESMIKAN. Sampit, Korantekad.id. Hari …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *