Breaking News
Home / Opini / Work From Home, Percepat Kuasai Teknologi Digital

Work From Home, Percepat Kuasai Teknologi Digital

OPINI – oleh ARYUSMAR

JAKARTA, korantekad.id – Kementerian Pendidikan di Indonesia mengeluarkan kebijakan berupa meliburkan perguruan tinggi /  sekolah dengan mengganti proses Belajar Mengajar secara online atau menggunakan sistem dalam jaringan (daring). Sistem pembelajaran online atau secara daring ini, terkadang muncul berbagai masalah yang dihadapi oleh mahasiswa / siswa bahkan Dosen dan guru, seperti terkadang materi pelajaran yang belum selesai disampaikan oleh guru/dosen karena gangguan koneksi internet membuat mahasiswa harus menerka nerka. Hal tersebut menjadi keluhan bagi mahasiswa/siswa karena terkadang tugas yang diberikan oleh guru dan dosen lebih banyak.

Dilain pihak dengan adanya sistem pembelajaran secara online ini diakui masih banyak terkendala oleh sinyal yang menyebabkan lambatnya mengakses informasi. Mahasiswa/Siswa terkadang tertinggal dengan informasi akibat dari koneksi internet / sinyal yang kurang memadai. Sehingga berakibat pada keterlambatan dalam merespon tugas yang diberikan oleh guru dan dosen. Belum lagi bagi guru dan dosen yang memeriksa banyak tugas yang telah diberikan kepada siswa, membuat ruang penyimpanan gadget semakin terbatas. Penerapan pembelajaran online juga membuat pendidik berpikir kembali, mengenai model dan metode pembelajaran yang akan digunakan. Yang awalnya seorang guru dan dosen sudah mempersiapkan model pembelajaran yang akan digunakan, kemudian harus mengubah model pembelajaran tersebut.

Namun demikian, di balik kendala di atas, ternyata ditemukan juga hikmah bagi Dosen/guru/ mahasiswa dan siswa. Dengan adanya kebijakan Work From Home (WFH), mampu memaksa dan mempercepat mereka untuk menguasai teknologi digital sebagai suatu kebutuhan bagi mereka dalam pembelajaran.

Karena sudah menjadi tuntutan kebutuhan sehingga membuat mereka dapat menguasai teknologi pembelajaran digital melalui media online yang dapat menunjang sebagai pengganti pembelajaran di kelas secara langsung, tanpa mengurangi kualitas materi pembelajaran dan target pencapaian dalam pembelajaran.

Sekarang sudah tidak asing lagi bagi mereka mengenai berbagai media pembelajaran jarak jauh yang dapat digunakan sebagai media pembelajaran online antara lain, aplikasi zoom, google classroom, Microsoft Teams, linkedin, youtube, maupun media sosial whatsapp. Sarana-sarana tersebut dapat digunakan secara maksimal, sebagai media dalam melangsungkan pembelajaran seperti di kelas. Dengan menggunakan media online tersebut, maka secara tidak langsung kemampuan menggunakan serta mengakses teknologi semakin dikuasai oleh siswa maupun guru dan dosen.

Kini banyak dosen/guru/mahasiwa/siswa telah mampu menguasai berbagai sarana pembelajaran online, sehingga diharapkan akan tercipta pemikiran mengenai metode dan model pembelajaran lebih bervariasi seperti membuat konten video kreatif sebagai bahan pembelajaran sehingga membuat peserta didik semakin tertarik dengan materi yang diberikan.

Pada akhirnya teknologi pembelajaran digital yang telah mampu memaksa   dosen/guru/mahasiwa/siswa untuk melek teknologi. Hal ini tentunya akan memiliki hikmah yang sangat signifikan bagi mereka dalam menyelesaikan tugas dengan mudah dan cepat dan juga dapat meghasilkan kreativitas dalam pengembangan pengetahuan mereka dimasa depan. Dengan demikian, dapat dikemukkan bahwa dibalik berbagai masalah dan keluhan tentang Work From Home (WFH), ternyata ditemukan hikmahnya dimana aktivitas WFH yang melibatkan berbagai teknologi digital ini mampu membuat  Dosen/Guru/Mahasiswa/siswa melakukan pecepatan dalam penguasaan teknologi digital. Seperti halnya kini banyak Dosen/Guru yang mampu mengembangkan metode pembelajaran yang bervariasi dan kreatif yang menjadikan mahasiswa/siswa memiliki high motivated learner yang secara mandiri yang mampu menelusuri melalui Google (Google Searching) dalam memperdalam dan mengembangkan materi pembelajaran melalui pemikiran atau analisis sendiri. Hal ini tentu sangat positif bagi pendidikan Indonesia ke depan dimana output pendidikan diharapkan tidak akan tertinggal bahkan kelak mampu berkompetisi dalam menghadapi persaingan global. (*)

 

 

 

About master

Check Also

PUNGUTAN SEKOLAH SELALU MENGHANTAUI ORANG TUA MURID SETIAP TAHUN AJARAN BARU.

Manna:Korantekad.idSelain membiayai kebutuhan pribadi siswa, para orangtua murid mulai timbul rasa cemas cemas untuk menghadapi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *