KEPALA BPPW MALUKU BUKA SECARA RESMI FGD PROGRAM SPK 2021″ SUDAH SAAT ANAK NEGERI BANGUN

Kepala BPPW Maluku Buka Secara Resmi FGD Program SPK 2021 ” Sudah Saat Anak Negeri Bangun
Ambon.Korantekad.id.Sudah saatnya anak negeri harus kembali melihat daerahnya sendiri dengan berbagai pengalaman dan kariernya sehingga negeri yang selama ini,masih belum berkembang seperti daerah lain ,akan dikembangkan  oleh seorang putra negeri asal Seram Bagian Timur Abdul Halil Kastella .Beliau yang kini sebagai kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) saat ini. Padat kunjung di Negerinya untuk  memberikan penjelasan tentang program  Kementerian PUPR Pusat  melalui Balai Prasarana Pemukiman Wilayah Maluku yang di pimpinnya
Salah satu kegiatan yang dilaksanakan BPPW Maluku di  Kabupaten Seram Bagian Timur ( SBT) saat ini, yakni Program Sanitasi Padat Karya ( SPK ) Tahun 2021 Sebagai yang diberitakan salah satu media online  hari ini, Kamis, 14 Oktober 2021 BPPW  Maluku menggelar Focus Group Discussion (FGD) Program Sanitasi Padat Karya Tahun 2021 di Kabupaten Seram Bagian Timur. Bertempat di Surya Hotel Bula.Dan dibuka langsung oleh kepala BPPW Abdul Halil Kastella Kamis,15 Oktober 2021
Kegiatan dihadiri peserta termasuk di dalamnya perwakilan dari Dinas Kesehatan dan Pekerjaan Umum.
Kastella dalam sambutannya   menyampaikan program Sanitasi Perdesaan Padat Karya merupakan kegiatan pemberdayaan masyarakat marginal/miskin yang bersifat produktif berdasarkan pemanfaatan sumber daya alam, tenaga kerja, dan teknologi lokal.Dan sekaligus dapat menjadikan  salah satu program yang mendukung peningkatan akses layak terhadap infrastruktur permukiman dan desa bidang sanitasi.
Menurutnya ,kegiatan FGD  merupakan rangkaian kegiatan yang dilaksanakan guna mendukung Program Sanitasi Perdesaan Padat Karya yang pada Tahun 2021 ini dilaksanakan pada sepuluh lokasi di Kabupaten bertajuk Ita Wotu Nusa ini agar dapat terlaksana sebagaimana diharapkan.” Pintahnya
Untuk itu,melalui kegiatan FGD ini,Kastella harapkan dapat menjaring input dan masukan terkait solusi dari permasalahan yang mungkin ditemui di lapangan, maupun untuk perbaikan pelaksanaan program ini ke depan,” cetus Halil
Untuk dapat mewujudkan terlaksananya program sanitasi tersebut lanjut Kastella ,diperlukan adanya koordinasi dan kerjasama yang baik serta komitmen dari semua pihak, baik dari pemerintah daerah, KSM bersama Tim Fasilitator dalam mendukung program tersebut agar dapat berjalan sesuai dengan pedoman teknis yang ada, serta dapat dimanfaatkan dengan baik dan berkelanjutan. (Ati/ Nudin)
.

About master

Check Also

Seleksi Sekolah Bintara Polri 2027 di Polda Maluku, 18 Peserta Lulus Tes Psikologi

Ambon.korantekad.id  – Sebanyak 18 dari 30 peserta seleksi Sekolah Bintara Polri (SBP) Tahun Anggaran 2027 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *