Afifudin Berharap Pihak Kontraktor Kerja Jembatan Serius Sesuai Target Di Kab.Malra Maluku 

Ambon.korantekad.id.Sebagaimana penyelesaian  dinas PU sempat Komisi III DPRD Maluku   berkunjung ,mengawasi di Kota Tual ,anggaran yang diusulkan waktu di minta 10 milyard untuk menyelesaikan jembatan i2019,dan  2020 -2021 tidak ada.Sedangkan Tahun  2022 ada 7,8 milyard  rupiah .Hal ini disampaikan Anggota Komisi III DPRD Maluku Rofik Afifudin saat di Temui Wartawan di Kantor DPRD Maluku Rabu,29 Juni 2022
“Kami berharap kepada pihak kontraktor harus serius  karena dia sudah memastikan saat kita mendapat kunjungan di sana.Dan  , di minta selesaikan .jembatan itu ”  sangat penting menghubungkan antara antara pulau Tetoat  kecamatan Hoat Sorbay tianpulo.” Agar masyarakat jangan lagi menggunakan rakit .
Untuk itu, saya kira tahun ini harus selesai dan tidak boleh tidak selesai,kalau sampai tidak selesai berarti  Agustus atau september.kita kunjung ke sana lagi  untuk melakukan verifikasi sekaligus  melihat jembatan itu.sesuai progresnya Karena Jembatan itu, merupakan dorongan dari komisi III  sehingga benar- benar akan kita kawal sampai tuntas.
Oleh karena itu, saya minta pihak kontraktor Andreas Retraubun kerja yang sesuai dengan target apalagi kepentingan masyarakat yang ada di sana karena jembatan itu komisi waktu berkunjung di sana ,Tahun 2022 baru masuk .
Lanjut Afifudin, terkait dengan kegiatan PPP, kemarin kita melakukan konsolidasi di tiga Kabupaten yakni  Aru, disana kita melakukan konsolidasi sekaligus pergantian pengisian jabatan ketua yang kosong , melakukan Musancab di lima kecamatan di Kabupaten kepulauan Aru dari sepuluh,lima sudah disiapkan.Setelah dari Dobo  lanjut ke Tual juga Maluku Tenggara dari 11 kecamatan sudah tersedia 8 untuk kecamatan kalau untuk Kei kecil semua sudah selesai dan Kei besar kurang 3 saja dikarenakan jarak tempuh yang memang agak sulit lagi pula dengan cuaca yang kemarin memang kurang bersahabat d tapi kita sudah menyelesaikan 8 dari 11 kecamatan disana.” Paparnya
Selain itu, konsolidasi juga dilakukan di Kota Tual  dan semuanya sudah beres  5 kecamatan sudah terbentuk disana.Dan  saya sempat juga meletakkan Batako untuk pembangunan sekretariat DPC PPP kota Tual dan bertemu dengan beberapa tokoh-tokoh masyarakat di sana untuk menguatkan kembali dan mengembalikan kenangan mereka tentang PPP sehingga harus  ke beberapa Ahoy-ahoy untuk bertemu dengan tokoh-tokoh PPP yang lama untuk mengingatkan dan menasehati  serta mengembalikan mereka untuk kembali ke Kabah.” Jelasnya ( Ati )

About master

Check Also

Seleksi Sekolah Bintara Polri 2027 di Polda Maluku, 18 Peserta Lulus Tes Psikologi

Ambon.korantekad.id  – Sebanyak 18 dari 30 peserta seleksi Sekolah Bintara Polri (SBP) Tahun Anggaran 2027 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *