AKIBAT TERTIMBUN TANAH LONGSOR DITAMBANG EMAS GUNUNG BOTAK, SEJUMLAH PENAMBANG MENINGGAL
Namlea. korantekad.id – Sejumlah penambang jenis kodok-kodok dinyatakan telah meninggal akibat tertimbun tanah longsor di Tambang emas ilegal gunung Botak Petuanan Kaiely Desa Persiapan Wabasaid, Kecamatan Waelata Kabupaten Buru Maluku.
Hasil penulusuran korantekad.id, berhasil ditemukan tiga penambang dalam keadaan tidak bernyawa lagi yang diduga dinyatakan tertimbun tanah longsor dikolam dompeng milik YH berlokasi di Gunung Batu seputaran tambang Emas ilegal gunung Botak,
Ketiga jenasah penambang tersebut kemudian dievakuasi ke desa persiapan Wabsait dan tiba
sekitar pukul 03.00 waktu setempat. Ketiga penambang yang dinyatakan meninggal dunia akibat
tertimbun tanah longsor tersebut, masing-masing ,
1. Lucas Tasijdawa asal desa Waekose .kabupaten Buru.
2. Ical Boke asal Maluku Utara dan
3. Anto Naem asal Maluku Utara.
” Hasil pantauan media ini ,Sekitar Jam 3.10 WIT, Kedua Jenasah yang berasal dari Malut telah diberangkat dengan menggunakan SPEAD BOAD milik Pemda Buru Menuju Ternate (Malut).
Sementara menurut keterangan dari penambang yang tidak ingin namanya di beritakan kepada media ini menyampaikan bahwa barusan satu penambang lagi telah berhasil ditemukan namun sudah tidak bernyawa.dan identitas belum diketahui, jelas ,” Sumber.
Selanjutnya kata sumber sampai berita ini diterbitkan pencarian para penambang yang tertimbun tanah longsor masih di lakukan. Liputan Tamrin Hehanussa .
korantekad.id Koran Tekad Online

