ALKATIRI : PEMPUS KURANG PERHATIAN PEMBANGUNAN PROMAL

Alkatiri : Pempus Kurang Perhatian  Pembangunan Promal
Ambon.korantekad.id.Setiap perayaan kemerdekaan RI hingga peringatan tahun ini kondisi itu ada.
Namun Pemerintah Pusat kurang   perhatian  terhadap kondisi pembangunan di Provinsi Maluku.” Ungkap  Anggota DPRD Maluku M. Fauzan Husni Alkatiri , dalam rilisnya kepada wartawan melalui pesan  Whatshap Rabu, 18/8/2021.
Dikatakan Alkatiri ,terhadap kurang perhatian itulah, kita rasa belum maksimal. Karena dari tahun ke tahun masih sama , ada beberapa wilayah yang masih dalam status terisolasi. Padahal  anggaran pemerintah yang begitu banyak dan  berharap bisa mengatasi masalah itu.sementara masalah ini sudah sampaikan  saat Komisi III menggelar rapat dengan mitra-mitra, belum lama ini,bagaimana kondisi keterisolasian di Negeri.bahkan dari Pemerintah Provinsi Maluku sejak kepemimpinan sebelumnya hingga sekarang telah menjanjikan kepada masyarakat yang ada di Kecamatan  Kelmuri untuk membuka keterisolasian. Namun kenyataannya, hingga sejauh ini belum juga ada progres  buat masyarakat yang ada di Kilmury
Selain itu, Momen Peringatan HUT Kemerdekan RI ke-76 baru saja dirayakan seluruh bangsa Indonesia. Kendati demikian, makna kemerdekaan itu kembali menjadi sorotan yang berkaitan dengan kondisi keterisolasian sejumlah wilayah di Indonesia khususnya di Provinsi Maluku.
Olehnya itu, Alkatiri  berharap perhatian serius dari Pemerintah baik dari tingkat Pusat, Provinsi maupun Kabupaten/Kota terhadap kondisi pembangunan yang sesungguhnya di tengah-tengah covid- 19 Dan atensi itu, juga sudah disampaikan dihadapan Dinas PUPR Maluku maupun Balai Jalan Maluku sebagai repersentasi Pemerintah Pusat, bahwa salah satu dari lima visi Presiden Joko Widodo itu adalah membuka keterisolasian daerah dengan membandingkan bagaimana campur tangan Jokowi di tanah Papua dalam mengembangkan infrastruktur di wilayah itu.Dan jika dibandingkan dengan perhatian Pemerintah Pusat ke Maluku ini, sejauh ini belum ada.Bahkan dalam rapat komisi, dirinya mengecam tradisi cara kerja rutinitas.” Tandasnya
Menurutnya ,kalau hanya menghabiskan anggaran dalam mengurus rutinitas saja, maka kita tidak mewariskan apa-apa, tetapi kalau hari ini kita mengejar warisan terhadap masa depan. Maka itu  harus serius terhadap visi dari Pemerintahan Jokowi bagaimana  kita membuka keterisolasian bagi masyarakat.Olehnya itu,  kembali mengingatkan Pemerintah untuk tidak bekerja dengan tradisi rutinitas.Karena kalau hanya mengejar rutinitas maka perjuangan itu tidak akan sampai pada nilai kemerdekaan dan tidak sampai pada cita – cita Proklamasi. Dan untuk menerobos itu, perlu keseriusan dari Pemerintah.“Kalau memang punya niat dan cita-cita ingin membuka keterisolasian itu maka pasti bisa. Apalagi kita juga semua tahu anggaran Pemerintah cukup besar untuk itu. Tapi coba kalau buka keterisolasian cuma dengan 2 Miliar, apa artinya itu,” tegasnya
Untuk itu, Alkatiri, minta ,Pemda harus fokus pada program prioritas.Misalnya  manfaatnya  bangun tortoar yang masih bagus dalam Kota Ambon dengan anggaran puluh miliar, maka ketirsolasian sudah terbuka,” pintahnya ( Ati )

About master

Check Also

Rapat Paripurna DPRD Kota Bandung Tetapkan Perda Bank Perekonomian Rakyat

Rapat Paripurna DPRD Kota Bandung Tetapkan Perda Bank Perekonomian Rakyat Bandung, korantekad.id – DPRD Kota Bandung …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *