Bandara Sultan Thaha Saifuddin Jambi Bocor, Simbol Kemajuan Daerah Tercoreng?

JAMBI (korantekad.id) – Bandara Sultan Thaha Saifuddin Jambi, yang dikenal sebagai salah satu simbol kebanggaan daerah, mengalami masalah kebocoran yang cukup memprihatinkan (13 Agustus 2025). Kehadiran bandara tidak hanya berfungsi sebagai sarana transportasi, tetapi juga menjadi wajah utama yang memperlihatkan identitas, budaya, hingga kemajuan sebuah daerah.

Banyak bandara di Indonesia maupun dunia mengusung desain khas, mulai dari arsitektur lokal hingga ornamen budaya yang ditampilkan di ruang publik. Hal ini bertujuan untuk memberi kesan positif bagi para penumpang dan wisatawan yang baru pertama kali menginjakkan kaki di daerah tersebut.

Namun, citra positif Bandara Sultan Thaha Saifuddin Jambi terancam runtuh akibat persoalan teknis ini. Kebocoran bangunan yang terjadi tentu sangat disayangkan karena bandara seharusnya merepresentasikan profesionalisme dan kesiapan sebuah daerah.

Bandara yang bocor bukan sekadar soal kerusakan kecil, tetapi juga berdampak besar pada reputasi daerah. Wisatawan maupun investor yang datang bisa menilai bahwa infrastruktur di wilayah tersebut kurang terkelola dengan baik. Akibatnya, citra daerah pun ikut tercoreng. Beberapa penumpang yang ditemui mengaku kecewa dengan kondisi ini dan berharap ada tindakan cepat dari pihak pengelola.

Bagi masyarakat lokal, kondisi bandara yang memprihatinkan dapat mengurangi rasa bangga. Bandara yang seharusnya menjadi simbol modernisasi justru bisa memunculkan kekecewaan, bahkan kritik keras terhadap pemerintah maupun pihak pengelola.

Kebocoran juga menjadi kontradiksi dengan status bandara sebagai ikon kemajuan. Alih-alih menunjukkan perkembangan, kondisi ini justru menimbulkan pertanyaan tentang kualitas pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur di daerah tersebut

Pengamat transportasi menilai, perawatan bandara harus menjadi prioritas utama. Masalah seperti kebocoran tidak boleh dianggap sepele karena menyangkut kenyamanan penumpang, keamanan, serta citra daerah secara keseluruhan.

Karena itu, diperlukan langkah cepat dan serius dari pengelola maupun pemerintah daerah untuk melakukan perbaikan. Transparansi serta komitmen perawatan jangka panjang penting dilakukan agar bandara tetap layak disebut sebagai simbol kebanggaan dan kemajuan sebuah daerah. Pihak bandara diharapkan segera memberikan penjelasan dan solusi terkait masalah ini.

(*Ha.Trian*)

About HERCAPA TRIAN

Check Also

Rapat Paripurna DPRD Kota Bandung Tetapkan Perda Bank Perekonomian Rakyat

Rapat Paripurna DPRD Kota Bandung Tetapkan Perda Bank Perekonomian Rakyat Bandung, korantekad.id – DPRD Kota Bandung …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *