
JAMBI,(korantekad.id) 4 Maret 2026 — Badan Gizi Nasional (BGN) Republik Indonesia menggelar kegiatan Pengarahan dan Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada para Kasatpel Yayasan dan Mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) se-Provinsi Jambi, Rabu (4/3/2026).
Kegiatan yang dimulai sekira pukul 15.00 WIB tersebut dilaksanakan di Ballroom Lantai 5 BW Luxury, Jl. Soekarno Hatta, Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Jambi Selatan, Jambi. Acara dihadiri sekitar ±800 peserta yang terdiri dari Kepala Dapur SPPG, Pengawas SPPG, Ahli Gizi, serta perwakilan Yayasan dan Mitra SPPG se-Provinsi Jambi.
Pengarahan dipimpin langsung oleh Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan BGN RI, Letjen TNI (Purn) Dadang Hendrayudha, dalam rangka kunjungan kerja untuk meninjau langsung pelaksanaan Program MBG di wilayah Jambi yang telah berjalan sejak Januari 2026.
Evaluasi Infrastruktur dan Manajemen SPPG
Dalam laporan Ketua Panitia, Harjito, disampaikan bahwa dari total 144 SPPG di Provinsi Jambi, masih terdapat sejumlah permasalahan yang perlu segera dievaluasi dan dibenahi, terutama pada aspek infrastruktur dan manajemen.
Beberapa temuan di lapangan meliputi:
- Fasilitas dasar seperti lantai, plafon, toilet, dan ruang dapur yang memerlukan perbaikan.
- Kekurangan meja stainless, rak makanan, tabung gas, sentral exhaust fan, ducting, serta perlengkapan dapur lainnya.
- Titik dapur yang belum dilengkapi CCTV.
- Peralatan dapur yang rusak seperti kuali, sutil, panci, dan blender yang perlu diganti.
- Gudang kering dan ruang pemorsian yang belum memadai.
- Keterbatasan talenan dan pisau sehingga digunakan bergantian untuk bahan berbeda.
- Area pencucian ompreng yang sempit serta belum dilengkapi water heater.
- Tidak tersedianya monitor CCTV di ruang Kepala SPPG.
- Loker karyawan yang rusak dan tidak berfungsi dengan baik.
- Relawan yang hanya memiliki satu setel pakaian kerja.
- Mitra yang masih tinggal dalam satu gedung dengan dapur.
Selain itu, disoroti pula pentingnya kedisiplinan dan perbaikan manajemen organisasi. Bagi pihak yang tidak mengikuti ketentuan dan standar yang telah ditetapkan, akan diberikan peringatan hingga pemberhentian kerja sama.
Dorong Menu Lokal dan Penguatan Ekonomi Daerah
Dalam arahannya, Deputi BGN RI menegaskan bahwa kunjungan kerja ini bertujuan memastikan kesiapan dapur umum dan kualitas menu dalam pelaksanaan Program MBG, sekaligus mempercepat pembangunan SPPG di wilayah Jambi.
Ia juga mendorong penggunaan bahan pangan berbasis kearifan lokal guna mendukung perekonomian masyarakat setempat serta meningkatkan kualitas gizi, khususnya bagi anak-anak sekolah.
“Layanan gizi di SPPG harus inklusif dan tidak terhambat persoalan administrasi. Koordinasi dengan pemerintah daerah harus terus diperkuat agar program ini berjalan optimal,” tegasnya.
Kegiatan juga diisi dengan pemutaran video contoh kelengkapan dan prasarana dapur MBG sesuai standar BGN RI, sebagai bahan pembelajaran bagi seluruh peserta.
Kegiatan Berjalan Aman dan Lancar
Rangkaian kegiatan ditutup dengan menunggu waktu berbuka puasa bersama. Sekira pukul 19.00 WIB, kegiatan pengarahan dan evaluasi Program Makan Bergizi Gratis oleh BGN
(Ha.TR)
korantekad.id Koran Tekad Online

