BENGKULU SELATAN |Korantekad.id
Merasakan apa yang masyarakat petani kelapa sawit di Bengkulu Selatan rasakan saat ini, akibat harga TBS sawit anjlok.
Bupati Bengkulu Selatan, Gusnan Mulyadi, S.E, M.M, berencana akan menemui Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi RI, Luhut Binsar Pandjaitan.
Informasi didapat Media ini, pertemuan yang akan dilakukan ini adalah melakukan pembahasan terkait dengan harga sawit yang anjlok serta meminta solusi langkah mengatasi hal tersebut.

Dikatakan Bupati Bengkulu Selatan Gusnan Mulyadi , dalam pertemuan yang diagendakan hari ini dan besok, beberapa bahan sudah disiapkan dan telah dibawa dari beberapa waktu lalu.
“Mulai dari Senin (4/7/2022) Kamis sudah mengambil bahan seperti luas lahan perkebunan milik masyarakat, mengecek kondisi pabrik, membawa jumlah petani dan banyak bahan lainnya. Masih seputar untuk melakukan pembahasan harga TBS Sawit,” kata Gusnan Mulyadi
Harapannya, dengan menemui Luhut Binsar Pandjaitan, harga TBS sawit khusus di Bengkulu Selatan bisa merangkak naik lagi. Sehingga kesejahteraan masyarakat kembali terbangun kembali.
Jika kondisi harga TBS sawit anjlok seperti ini terus berlarut, khawatir masyarakat Bengkulu Selatan dan masyarakat petani kelapa sawit akan terus menjerit, lantaran hampir 60 persen masyarakat Bengkulu Selatan bergantungan dengan hasil perkebunan kelapa sawit.
Harga TBS sawit anjlok ditingkat sekarang hanya diangka Rp 600 – Rp 800 lagi. Banyak petani sekarang mengalami tunggakan angsuran bank maupun angsuran bulan lainnya. Kondisi Harga TBS Sawit anjlok ini sudah dirasakan petani selama dua bulan belakangan mulai dari bulan mei yang lalu, ujar Gusnan Mulyadi.( WD )
korantekad.id Koran Tekad Online

