Bupati Dillah Dorong Kadin Tanjabtim Berperan Aktif Bangun Ekonomi Daerah

JAMBI, Tanjabtim (korantekad.id) – Bupati Tanjung Jabung Timur, Dillah Hikmah Sari, berharap keberadaan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Tanjung Jabung Timur mampu menjadi motor penggerak dalam memperkuat perekonomian masyarakat melalui berbagai program yang berdampak langsung.

Harapan tersebut disampaikan saat membuka Musyawarah Kabupaten (Muskab) Kadin Tanjabtim yang digelar di Aula Rumah Dinas Bupati, Rabu (6/5/2026). Kegiatan perdana Kadin di tingkat kabupaten se-Provinsi Jambi itu mengangkat tema “Meningkatkan Peran Kadin dalam Mewujudkan Ekonomi Kerakyatan yang Merata di Kabupaten Tanjabtim.”

Dalam sambutannya, Dillah mengapresiasi kembali aktifnya Kadin di Tanjung Jabung Timur setelah sempat tidak berjalan. Menurutnya, kehadiran organisasi tersebut diharapkan mampu menjadi mitra pemerintah dalam menggali dan mengembangkan potensi ekonomi daerah.

Ia menjelaskan, Tanjung Jabung Timur memiliki sumber daya yang besar, terutama di sektor perkebunan, pertanian, dan kemaritiman. Potensi tersebut perlu didukung dengan program-program yang mampu meningkatkan daya saing pelaku usaha, khususnya usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), agar berkembang dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

Meski memiliki potensi yang menjanjikan, Dillah mengakui masih terdapat sejumlah tantangan yang harus diselesaikan. Ia menyebut angka kemiskinan di Tanjung Jabung Timur masih menjadi yang tertinggi di Provinsi Jambi. Selain itu, persoalan stunting, sanitasi, akses air bersih, hingga rendahnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) juga masih menjadi perhatian pemerintah daerah.

Menurutnya, salah satu faktor yang memengaruhi kondisi tersebut adalah keterbatasan infrastruktur jalan. Dillah menyampaikan, saat dirinya mulai memimpin, persentase jalan dengan kondisi mantap berada di angka 16,6 persen dan kini telah meningkat menjadi 25,5 persen. Namun, peningkatan tersebut dinilai belum mampu memenuhi kebutuhan masyarakat secara menyeluruh.

Ia mencontohkan, kondisi jalan yang belum memadai berdampak pada harga jual hasil perkebunan masyarakat. Perbedaan akses menuju pabrik menyebabkan harga komoditas, seperti kelapa sawit, menjadi jauh lebih rendah di wilayah yang jalannya masih rusak dibandingkan daerah yang memiliki akses baik.

Karena itu, Dillah berharap pemerintah pusat terus memberikan dukungan pembangunan infrastruktur di Tanjung Jabung Timur. Menurutnya, infrastruktur yang memadai akan membuka akses ekonomi masyarakat sehingga kesejahteraan dapat meningkat tanpa harus bergantung pada bantuan sosial.

Menutup sambutannya, Dillah mengajak Kadin Tanjung Jabung Timur menjadikan Musyawarah Kabupaten sebagai langkah awal memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, sekaligus menyusun program yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi serta pengembangan produk unggulan daerah.

(*Ha.Trian*)

About HERCAPA TRIAN

Check Also

Seleksi PAG 2026 Polda Maluku, 27 Personel Memenuhi Syarat Tes Psikologi

Ambon.korantekad.id – Sebanyak 27 personel Polri dinyatakan memenuhi syarat (MS) dalam tes psikologi seleksi Pendidikan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *