Bupati Sarolangun Sambut Tim Pendamping Kesehatan Universitas Diponegoro di Sarolangun

JAMBI,Sarolangun (korantekad.id) – Hurmin menyambut kunjungan sekaligus silaturahmi Tim Pendamping Tata Kelola Penataan Kesehatan dari Universitas Diponegoro di Rumah Dinas Bupati Sarolangun, Selasa (12/05/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Sarolangun Muhammad Arief, Asisten II Dedy Hendry, Staf Ahli Bupati Henriman, Kepala Dinas Kesehatan Sarolangun Bambang Hermanto serta jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun.

Sementara dari pihak Universitas Diponegoro hadir langsung PIC Kerjasama Pendampingan Kesehatan Ayu Sri Admi bersama tim pendamping.

Diketahui, tim pendamping dari Universitas Diponegoro tersebut fokus pada penguatan tata kelola program kesehatan daerah yang bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan RI, meliputi peningkatan cakupan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), Standar Pelayanan Minimal (SPM) hingga Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS-PK).

Bupati Hurmin mengatakan kehadiran tim pendamping tersebut diharapkan mampu membantu Pemerintah Kabupaten Sarolangun dalam memperkuat perencanaan serta tata kelola program kesehatan agar lebih terarah dan terukur.

“Yang jelas mereka dilibatkan dalam pendampingan penguatan tata kelola program kesehatan di Kabupaten Sarolangun untuk meningkatkan kinerja program kesehatan,” kata Hurmin.

Ia juga berharap kerja sama tersebut dapat memperkuat sinkronisasi program kesehatan daerah dengan kebijakan pemerintah pusat, khususnya Kementerian Kesehatan RI.

Sementara itu, PIC Kerjasama Universitas Diponegoro, Ayu Sri Admi menjelaskan bahwa pihaknya bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan dalam program pendampingan penyusunan tata kelola kesehatan di sejumlah daerah, termasuk Kabupaten Sarolangun pada tahun 2026 ini.

“Fokus kami mendampingi Dinas Kesehatan dalam menyusun rencana kerja tahun 2027 agar program yang dijalankan selaras dengan kebutuhan daerah dan kebijakan nasional,” ujarnya.

Ia menyebutkan, tim pendamping di Kabupaten Sarolangun berjumlah lima orang yang nantinya akan melakukan pendampingan secara langsung maupun daring.

Menurut Ayu, program-program kesehatan yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Sarolangun, termasuk program Dokter Maju, pada dasarnya sudah sejalan dengan arah kebijakan Kementerian Kesehatan.

“Program-programnya sudah selaras, hanya tinggal penguatan dasar dan justifikasi program agar lebih maksimal,” katanya.

(*Ha.Trian*)

About HERCAPA TRIAN

Check Also

Rapat Paripurna DPRD Kota Bandung Tetapkan Perda Bank Perekonomian Rakyat

Rapat Paripurna DPRD Kota Bandung Tetapkan Perda Bank Perekonomian Rakyat Bandung, korantekad.id – DPRD Kota Bandung …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *