
JAMBI (korantekad.id) -Bupati Tanjung Jabung Timur, Dilla Hich, memimpin kunjungan studi komparasi ke Kabupaten Indramayu untuk mempelajari pengelolaan perikanan yang sukses di daerah tersebut. Indramayu dikenal sebagai salah satu penyumbang produksi perikanan terbesar di Jawa Barat, dengan total produksi sebanyak 880.202,31 ton atau 44,84% dari total produksi perikanan Jawa Barat.
Dilla Hich mengatakan bahwa kesamaan geografis antara Indramayu dan Tanjung Jabung Timur, yaitu memiliki pantai, menjadi alasan utama untuk melakukan studi komparasi. Ia berharap hasil kunjungan ini dapat diterapkan di daerahnya untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan.
Wakil Bupati Indramayu, Syaefudin, menjelaskan bahwa perikanan tangkap di Kabupaten Indramayu memiliki sumber daya yang sangat besar, dengan jumlah nelayan sebanyak 41.654 orang, kapal ikan/perahu sebanyak 6.074 unit, dan produksi perikanan tangkap sebanyak 178.319,60 ton. Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Karangsong merupakan salah satu PPI yang menghasilkan produksi pelelangan ikan terbesar di Jawa Barat.
Ketua KPL Mina Sumitra, Darto, menyambut baik kedatangan Bupati dan Wakil Bupati Tanjung Jabung Timur ke PPI Karangsong. Ia mengatakan bahwa kontribusi PPI Karangsong terhadap pembangunan Kabupaten Indramayu sangat besar, dengan penyumbang PAD yang dominan di sektor perikanan.
Dengan adanya studi komparasi ini, diharapkan Bupati Tanjung Jabung Timur dapat membawa pengalaman dan pengetahuan baru untuk meningkatkan pengelolaan perikanan di daerahnya dan meningkatkan kesejahteraan nelayan.
(*Ha.Trian*)
korantekad.id Koran Tekad Online

