DELAPAN POINT PENTING PENYUSUNAN APBD TA.2022 ” GUBERNUR SAMPAIKAN

Delapan Point Penting  Penyusunan APBD TA 2022″ Gubernur Maluku Sampaikan

Ambon.korantekad.id.Delapan poin penting penyusunan APBD Tahun 2022  yakni,
Pertama, APBD harus berbanding lurus dengan tingkat kesejahteraan masyarakat,
Kedua, Forum Libtas Perankat Daerah dan Mysrembang RKPD Promal Tahun 2022 telah dilaksanakan,
Ketiga, APBD bukan sekedar angka- angka tapi jauh lebih dari itu. Sisl asas manfaat ,
Keempat, APBD adalah sebuah kebutuhan dan tidak sekedar pilihan
Kelima,  mempercepat peningkatan tingkat kesejahteraan masyarakat,
Keenam, program-program pengentasan kemiskinan di tingkat pusat dan daerah harus dapat dilakukan secara terpadu dan tepat sasaran.,
Ketujuh, realisasi penyerapan anggaran harus terus ditingkatkan, sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Kedelapan, kinerja pengelolaan keuangan daerah, khususnya pelaporan semakin baik, sesuai hasil penilaian BPK Provinsi Maluku Tahun 2019 dan 2020 telah memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), harus dapat dipertahankan.” ungkap Gubernur Maluku Murat Ismail dalam arahannya saat Rapat Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Maluku Tahun 2022, di lantai VII Kantor Gubernur Maluku, Jumat 11-6-2021.
Menurut  Gubernur  delapan poin penting untuk dijadikan perhatian para pimpinan OPD Lingkup Pemerintah Provinsi Maluku.
Karena jika kesejahteraan terasa, maka sejatinya APBD sudah menjawab target. Oleh karena itu, pimpinan OPD harus serius dengan visi misi dan target pemerintah daerah, dalam RPJMD dan Renstra OPD serta merealisasikan perjanjian kinerja sebagai tolak ukur keberhasilan.Dan Semua hasil kesepakatan tentang prioritas program yang terkait kegiatan dan visi misi dapat ditindaklanjuti dalam APBD 2022. “Ujarnya
Terkait hal tesebut, tegas Gubernur  agar penyusunan APBD juga supaya memperhatikan kondisi pandemi Covid-19, yang difokuskan pada upaya pemulihan sosial, ekonomi, kesehatan serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.Maka konsep pelayanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, infrastruktur dasar dan ekonomi haruslah ikut diprioritaskan didalamnya,dan pengembangan dan peningkatan nilai tambah, industri komoditas unggulan pertanian, perikanan dan pariwisata harus diperhatikan. ” Tegasnya
Dijelaskan Gubernur pula,Tentunya dengan pendekatan efisiensi dan efektifitas dalam penggunaan anggaran serta kreatif dan inovatif, guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yaitu intensifikasi (kedalam) dan ekstensifikasi (keluar), serta potensi pendapatan lainnya,” jelasnya
Ditambahkannya ,dalam rangka meningkatkan PAD selain itu, pajak kendaraan bermotor, retribusi dan peningkatan dana bagi hasil. Oleh karena itu, pimpinan OPD harus bisa berinovasi untuk mendatangkan anggaran APBN, baik Dana Alokasi Khusus (DAK), maupun dana dekonsentrasi sebesar-besarnya. Pimpinan OPD harus dapat bersinergi dan berkoordinasi, dengan instansi vertikal yang ada di daerah, pemerintah pusat dan pemerintah kab/kota, untuk mendukung percepatan pembangunan daerah,” tambahnya
Dengan demikian rapat tersebut,  sangatlah penting. Sebab, masa jabatannya sebagai pimpinan daerah dan Barnabas Nathaniel Orno sebagai Wakil Gubernur sudah memasuki tahun ketiga,  masih banyak hal yang harus dikerjakan pemerintah daerah di kurun waktu yang tersisa, supaya semuanya produktif dan terukur sehingga rakyat bisa merasakan hasilnya. Terutama dalam menumbuhkan leading sektor (sektor utama) dan prime mover (penggerak utama) di beberapa sektor strategis daerah,” tutup Gubernur.
Rapat dihadiri Wakil Gubernur Maluku Barnabas Nathaniel Orno, Sekretaris Daerah (Sekda) Kasrul Selang, para staf ahli Gubernur, para asisten Sekda, dan pimpinan OPD lingkup Pemprov Maluku. ( Ati )

About master

Check Also

Rapat Paripurna DPRD Kota Bandung Tetapkan Perda Bank Perekonomian Rakyat

Rapat Paripurna DPRD Kota Bandung Tetapkan Perda Bank Perekonomian Rakyat Bandung, korantekad.id – DPRD Kota Bandung …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *