Demo Lanjutan Kelompok Tani Maju Bersama Terkait PT Sungai Bahar Pasifik

JAMBI, korantekad.id – Demo lanjutan Kelompok Tani Maju Bersama dan masyarakat dari Desa Bukit Jaya Bahar Selatan terkait PT. Sungai Bahar Pasifik dihadiri kurang lebih 350 orang. Aksi yang dimulai pada hari Kamis Siang (15/06/2023). “Dimana keadilan bagi kami rakyat kecil. Bapak Gubernur kami mengadu untuk memohon keadilan atas hak yang kami perjuangkan, tolong selidiki HGU PT Bahar Pasifik,” ujar salah satu orator.
Leni, koordinator dari Garda Juang DPD Provinsi Jambi menyampaikan bahwa ada sekitar 5.500 Ha HGU yang dimiliki oleh perusahaan dari yang disinyalir sekitar 10.000 Ha. Dimana diduga dari luasan lahan tersebut terdapat daerah yang bersinggungan dengan lahan milik masyarakat dan konsesi hutan. “Kami telah melaporkan hal ini kepada Kementerian di Jakarta, kami harap semoga masalah ini segera dapat selesai,” ujar beliau.
Pemprov Jambi diwakili oleh Asisten 3, Bapak Jancik Mohza, mengapresiasi aksi demo yang disampaikan dengan baik dan lancar. “Mohon maaf sebelumnya Bapak Gubernur, Wakil Gubernur dan Sekda saat ini sedang tugas diluar kota. Akan tetapi kami akan concern dan memperhatikan masalah ini. Kami berharap masyarakan mendapatkan hak-haknya, kata Jancik.
Setelah melaksanakan demo di kantor Gubernur, para peserta demo bergerak dan melakukan aksi unjuk rasa lanjutan di depan kantor DPRD Provinsi Jambi. Akan tetapi perwakilan dari Kantor DPRD menyampaikan bahwa Pimpinan dan Anggota DPRD Provinsi Jambi saat ini sedang reses. “Kami mengundang perwakilan bapak dan ibu dapat bertemu Pimpinan dan anggota Dewan pada hari Senin depan, tutur beliau (Liputan Hercapa Tri)
korantekad.id Koran Tekad Online

