DENGAN MODUS MILIKI BERBAGAI BENDA BERKHODAM ANTI CUKUR SEORANG WARGA MULUS LANCARKAN AKSI PENIPUAN.

Sampit,Korantekad.id-(10/12/2021)-Dengan mengaku memiliki berbagai benda berkhodam anti cukur,seorang yang mengaku berdomisili di jalan Poros Desa Sebabi Kecamatan Telawang Kabupaten Kotim, Kalteng diduga melakukan berbagai aksi Penipuan.
Mula mula WR mengaku memiliki benda berkhodam,jenis Rantai Babi (RB),Besi Kuning (BK),dan batu Badar besi (BB).Menurut WR semua benda miliknya anti cukur dan siap di Tes tidak putus rambut di potong dengan silet goal yang baru. Kepada korbannya WR meminta untuk di carikan Pembeli(Bayer).Setelah ada Mediator ataupun bayernya,aksi WR mulai di lancarkan.

Dengan dalih persiapan di Tes harus persiapkan Ritual selamatan(Khodaman) yang memerlukan Biaya berkisar satu juta sampai Puluhan juta jika memotong kambing.
Bahkan untuk memperlancar aksinya WR juga mengaku memiliki Sebilah Pedang Samurai(SM) Rol tombol Tujuh, yang dapat memutus paku dan besi kecil peniti meleleh jika di tempelkan pada Samurai.
“Saya merasa tertipu,karna WR tidak pernah memperlihatkan benda gaib nya”,ujar Sb,ia enggan di sebut namanya lantaran ada alasan khusus.”menurutnya dia dan rekannya sudah habis Puluhan juta rupiah,untuk persyaratan khodaman potong ayam putih ,ayam hitam dan yang terakhir Potong Kambing.
Terpisah ET menuturkan,” panjang ceritanya ,intinya saya juga jadi korban penipuan WR,sudah banyak dana yg saya keluarkan tidak ada Bukti dan saya termakan janji manisnya,masih banyak lagi yang lain warga Telawang yang senasib dengan saya”,ungkapnya kesal.
Tidak usah di urus,orangnya tidak bisa di bantu,
“Saya juga korban yg ditipu,biyar saja saya tidak melapor, biarlah Tuhan tidak sare,(tidak tidur-red) ungkap Andre.
Saat awak media konfirmasi kepada keluarganya,Adik lelaki kandung dan adik iparnya,jum’at 10/12/2021 di rumahnya,jalan poros Desa Sebabi.Terkait kasus yang di lakukan WR kakaknya,ia mengatakan”itu memang benar semua,kalo memang salah saya serahkan pada yang berwajib aja,harapanya kalo sudah kena kasus ini,dia tidak mengulangi lagi.
Dan ia juga mengharapkan masyarakat sebabi Telawang, “jangan percaya kepada dia gitu aja,
Seratus persen saya saja sebagai adik tidak percaya dari dulu,Saya gak pernah lihat barangnya,semua palsu,gak asli cuma di manfaatkan untuk mendapatkan uang” pungkasnya.(Ar)
korantekad.id Koran Tekad Online

