DPRD Provinsi Jambi minta pemprov kendalikan harga sembako

PROVINSI JAMBI-Ketua DPRD Provinsi Jambi Edi Purwanto meminta kepada tim Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi untuk melakukan pengendalian harga bahan pokok (sembako),jumat (01/03/2024).

“Yang pertama kita ingatkan kepada pemerintah untuk memastikan stok dan supplay barang ini betul-betul aman. Karena kenaikan ini kan ada faktor-faktornya, bisa saja karena stoknya sedikit, kemudian distribusinya yang lambat dan segala macamnya. Kita minta ini di pastikan aman semuanya,”

“Pemerintah daerah harus mengidentifikasi penyebab kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok yang terjadi di tengah masyarakat dan disisi lainnya upaya pengendalian juga harus dilakukan sehingga tidak terjadi lonjakan harga yang signifikan,” katanya.

Dewan minta pemerintah daerah untuk melakukan pengendalian harga dan juga mengidentifikasi penyebab kenaikan dimana jika dilihat hampir semua naik, mulai dari beras kemudian hingga cabai maka diminta pemerintah berupaya melakukan pengendalian.

Sementara itu pemenuhan pasokan untuk pasar juga diminta bisa dipastikan aman sehingga tidak terjadi kelangkaan yang nantinya berimbas pada kenaikan harga.

Edi juga mengatakan tidak hanya itu pendistribusian semua bahan pokok juga harus dipastikan tidak terkendala dan pastikan juga stok atau pasokan dan pendistribusian berjalan lancar, karena itu juga berdampak pada kenaikan harga di pasar.

“Kita dorong bagaimana daerah koordinasi dengan pemerintah provinsi terkait dengan stok dan harga ini, sehingga ada saling sinergi dan mitigasi termasuk juga pengembangan lumbung pangan di tiap-tiap daerah, dan ini yang selalu saya dorong,”pungkasnya

Disisi lain, Edi Purwanto juga meminta agar pemerintah Provinsi Jambi untuk melakukan identifikasi setiap daerah sebagai lumbung kebutuhan pokok masyarakat seperti halnya beras dan cabai sehingga dengan demikian ada backup ketahanan pangan di daerah sendiri.

“Jadi pasokan kita tetap terkendali sesuai dengan harapan harga terkendali, karena kita tidak bergantung lagi dengan pasokan dari luar,” katanya lagi.

Saat ini, untuk harga cabai merah di pasar tradisional dijual dengan harga berkisar Rp70 ribu hingga Rp80 ribu perkilo gram. Kondisi harga ini sudah terjadi sekira dua pekan dan tidak mengalami penurunan dimana kondisi ini juga disebabkan dengan keadaan beberapa wilayah yang mengalami banjir.

About HERCAPA TRIAN

Check Also

Unpatti Ambon Maluku Tekankan Integritas dan Tanggung Jawab Sosial Penerima Beasiswa Cahaya Pintar YBM PLN

Ambon.korantekad.id  — Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon Maluku menegaskan pentingnya integritas, etika, moral, dan tanggung jawab …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *