Dukung Eliminasi TB 2030, 92,6% Bhabinkamtibmas Polda Jateng Jalani Skrining Kesehatan

KOTA SEMARANG, korantekad.id – Polda Jawa Tengah terus menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung program nasional eliminasi Tuberkulosis (TB) melalui inovasi terbarunya, yakni Polda Jateng TOSS TB (Temukan, Obati Sampai Sembuh Tuberkulosis). Sebagai langkah awal, sebanyak 92,6 persen personel Bhabinkamtibmas di jajaran Polda Jateng telah sukses menjalani pemeriksaan kesehatan gratis dan skrining TB Paru.

Dari total 4.666 personel Bhabinkamtibmas yang tersebar di wilayah Jawa Tengah, sebanyak 4.322 personel telah selesai diperiksa. Kegiatan yang juga digelar dalam rangka menyambut HUT Bhayangkara ke-80 ini berlangsung selama sepekan, mulai dari tanggal 2 hingga 9 Juni 2026.

Pemeriksaan massal ini dilakukan secara serentak di 35 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) Polres, Polresta, dan Polrestabes di seluruh jajaran Polda Jateng.

Kabiddokkes Polda Jateng, KBP drg. Agung Hadi Widjanarko, Sp.BM., MARS., FisQua, menjelaskan bahwa tingginya angka partisipasi ini menunjukkan keseriusan institusi dalam membangun sistem deteksi dini yang kuat dari internal kepolisian sebelum terjun ke masyarakat.

“Sebelum para Bhabinkamtibmas menjalankan tugas sebagai Tracer TB Paru, kami harus memastikan terlebih dahulu bahwa mereka berada dalam kondisi sehat dan bebas dari penyakit Tuberkulosis, sehingga dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Kabiddokkes pada Jumat (12/6/2026).

Sebagai ujung tombak Polri yang berinteraksi langsung dengan warga setiap hari, kesehatan personel Bhabinkamtibmas menjadi prioritas utama. Melalui skrining ini, Polda Jateng dapat melakukan tindakan cepat dan penanganan yang tepat jika ditemukan indikasi awal gejala TB Paru.

Dalam program Polda Jateng TOSS TB, personel Bhabinkamtibmas nantinya akan diberdayakan sebagai Tracer TB. Peran krusial mereka meliputi:

 

– Membantu menemukan kasus TB secara dini di lingkungan warga.

– Melakukan penelusuran (tracing) kontak erat pasien.

– Memberikan edukasi kesehatan mengenai bahaya dan pencegahan TB.

– Mendampingi pasien selama masa pengobatan hingga dinyatakan sembuh total.

– Melaporkan perkembangan data secara terintegrasi dengan fasilitas kesehatan setempat.

 

Keberhasilan program ini tidak lepas dari kolaborasi taktis antara Biddokkes Polda Jateng, fungsi Binmas, Sie Dokkes Polres, Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota, serta Puskesmas setempat.

Senada dengan Kabiddokkes, Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol. Artanto menyampaikan optimismenya bahwa pergerakan terstruktur ini akan mempercepat pemutusan rantai penularan Tuberkulosis di tingkat desa hingga kelurahan.

“Program ini menunjukkan bahwa Polri hadir mengambil peran aktif dalam mendukung pembangunan kesehatan. Melalui sinergi antara Polri, tenaga kesehatan, pemerintah daerah, dan masyarakat, kami berharap target eliminasi TB tahun 2030 dapat tercapai serta terwujud Jawa Tengah yang lebih sehat dan produktif,” pungkas Kombes Pol. Artanto.

(Sumber: HMS Polres Jepara)

(Ahmad HK)

About HERI JEPARA JEPARA

LIHAT LAWAN LAPORKAN

Check Also

Seleksi Sekolah Bintara Polri 2027 di Polda Maluku, 18 Peserta Lulus Tes Psikologi

Ambon.korantekad.id  – Sebanyak 18 dari 30 peserta seleksi Sekolah Bintara Polri (SBP) Tahun Anggaran 2027 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *