DUTA PERENTING MALUKU OPTIMIS ANGKA STUNTING DI KAB.ARU TURUN

Duta Perenting Maluku  Optimis Angka Stunting di Kab.Aru Turun
Ambon korantekad.id. Dalam  upaya  penurunan Stunting, pemerintah telah menetapkan Strategi Nasional Percepatan Pencegahan Anak Kerdil (Stunting). Tujuannya adalah untuk mempercepat penurunan Stunting melalui kebijakan yang diterapkan institusi setempat.
Atas dasar itulah, Duta Parenting Provinsi Maluku Widya Pratiwi Murad merasa optimis angka Stunting di Kabupaten Kepulauan Aru bisa diturunkan. Begitu pun dengan daerah lainnya di Maluku.  Hal ini disampaikan Widya saat menghadiri Monitoring dan Evaluasi Percepatan Penurunan Stunting di Aru, yang berlangsung di Kantor BPKAD, Kabupaten Kepulauan Aru, Selasa, (21/9/2021).
Turut hadiri dalam kegiatan tersebut,Bupati Kabupaten Kepulauan Aru Johan Gonga, Ketua TP-PKK Aru Cherly Oesia Gonga, Plt Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Maluku dr Zulkarnain, Kadis Sosial Sartono Pining, Karo Kesra Abdul Haji Muhammad, Kadis PMD Ismail Usemahu, Kepala Bappeda Anton Lailossa, Kadis Perindag Elvis Pattiselano, Kadis Lingkungan Hidup Roy Siauta dan Kadis Ketahanan Pangan Lutfi Rumbia dan pejabat daerah lainnya.
Widya dalam sambitannya menyampaikan,  sangat optimis, kalau kita mau bekerjasama dan berupaya keras melalui konvergensi dan konsolidasi program, maka upaya percepatan penurunan Stunting dapat terlaksana dengan baik, sehingga anak-anak bisa terhindar dari Stunting dan dapat menyongsong masa depan yang lebih baik,” ujarnya
Istri dari Gubernur Maluku Murad Ismail ini lalu menjelaskan, kedatangan dirinya ke Aru kali ini adalah untuk mengingatkan kembali komitmennya dalam memerangi Stunting. Sebab,
penurunan Stunting merupakan program prioritas nasional yang harus dikerjakan. Apalagi penandatanganan nota kesepakatan antara Gubernur dengan Bupati/Walikota perihal penurunan Stunting telah diteken.
Walaupun prevalensi Stunting kemungkinan meningkat akibat Pandemi Covid-19. Namun Presiden Jokowi menargetkan tahun 2024 prevalensi Stunting turun hingga 14 persen. Ini merupakan target yang cukup besar,” jelasnya.
Widya juga  menerangkan, Presiden Jokowi juga telah memberikan arahan untuk penerapan pemberdayaan keluarga sehat. TP-PKK pusat bahkan telah mencanangkan Pilot Project Keluarga Sehat Tanggap dan Tangguh Bencana. Pilot Project tersebut diklaim sangat penting untuk dilaksanakan oleh TP.PKK termasuk TP-PKK.Dan  sebagai Ina Latu Maluku Ibunya anak-anak Maluku mengunjungi Aru untuk mengetahui  bagaimana pelaksanaan  percepatan penurunan Stunting oleh Pemkab Aru,” terangnya.
Menurut Widya, ketika mengunjungi beberapa Kabupaten lokus Stunting,  menemukan intervensi yang dilakukan belum dilaksanakan secara konvergen di antaranya  Ego program dan sektoral masih mendominasi pelaksanaan kegiatan sehingga mengakibatkan  indikator capaian Stunting di beberapa Kabupaten di Kab.Aru perlu lebih ditingkatkan,  program percepatan penurunan Stunting akan berhasil bila para menteri, kepala daerah hingga level terendah terus mendukung program tersebut.
Selain itu,Widya didampingi Karo Kesra Maluku  Abdul Haji Muhammad, selain menyerahkan bantuan kepada PAUD/TK KB Tiberias Protestan Dobo senilai Rp. 7,5 juta dan bantuan lainnya.’ ( Ati )

About master

Check Also

Seleksi Sekolah Bintara Polri 2027 di Polda Maluku, 18 Peserta Lulus Tes Psikologi

Ambon.korantekad.id  – Sebanyak 18 dari 30 peserta seleksi Sekolah Bintara Polri (SBP) Tahun Anggaran 2027 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *