Evakuasi Dua Penumpang Longboat Mati Mesin di Perairan Kepulauan Aru

Dobo .korantekad.id — Tim Rescue Unit Siaga SAR (USS) Dobo kembali berhasil mengevakuasi dua penumpang longboat yang mengalami mati mesin di sekitar Perairan Kepulauan Aru, Maluku, Kamis, 1 Oktober 2026. Kedua penumpang, Ehot, 50 tahun, dan Risto, 6 tahun, ditemukan dalam kondisi selamat di sekitar Perairan Pulau Babi.

Informasi kejadian diterima Tim Rescue USS Dobo sekitar pukul 14.50 WIT setelah adanya laporan dari Mances Matakur. Laporan tersebut menyebutkan sebuah longboat yang membawa dua penumpang mengalami gangguan mesin dan terombang-ambing di perairan sekitar Pulau Babi.

Sebelum mengalami gangguan, Ehot dan Risto diketahui bertolak dari Kota Dobo menuju Desa Hokmat sekitar pukul 12.00 WIT. Perjalanan tersebut kemudian terganggu ketika longboat yang mereka gunakan mengalami mati mesin sekitar pukul 14.20 WIT.

Situasi tersebut menjadi perhatian karena kondisi cuaca di lokasi operasi dilaporkan berawan, dengan angin dari arah tenggara mencapai 27 knot dan tinggi gelombang sekitar 2,5 meter. Kondisi itu membuat longboat yang kehilangan tenaga mesin berada dalam situasi yang membutuhkan penanganan segera.

Koordinator USS Dobo, Glenn Tehupuring, mengatakan laporan yang diterima langsung ditindaklanjuti dengan pengerahan tim menuju lokasi kejadian.

“Ehot dan Risto diketahui bertolak dari Dobo menuju Desa Hokmat menggunakan sebuah longboat pukul 12.00 WIT. Namun setibanya di sekitar Perairan Pulau Babi pada pukul 14.20 WIT, longboat yang mereka gunakan mengalami mati mesin dan terombang-ambing,” kata Koordinator USS Dobo, Glenn Tehupuring.

Setelah menerima informasi, Tim Rescue USS Dobo bergerak menuju titik lokasi untuk melakukan pencarian dan pertolongan. Upaya tersebut membuahkan hasil pada pukul 16.25 WIT ketika kedua korban berhasil ditemukan di sekitar Perairan Pulau Babi dalam keadaan selamat.

“Pukul 14.50 WIT usai kami terima informasi dari Bapak Mances Matakur, tim langsung dikerahkan menuju lokasi kejadian dan berhasil menemukan kedua korban dalam keadaan selamat,” ungkap Glenn Tehupuring.

Kedua korban kemudian dievakuasi oleh Tim Rescue USS Dobo menuju Kota Dobo untuk selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga. Tidak ada laporan mengenai korban jiwa dalam insiden tersebut.

Operasi pencarian dan pertolongan melibatkan Tim Rescue USS Dobo bersama keluarga korban. Setelah kedua korban ditemukan dan dievakuasi dalam kondisi selamat, unsur SAR memastikan operasi penanganan kejadian tersebut telah mencapai hasil yang diharapkan.

“Dengan ditemukannya korban, maka Operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup. Seluruh unsur potensi SAR yang terlibat dikembalikan ke satuannya masing-masing dengan ucapan terima kasih,” demikian keterangan Kantor Pencarian dan Pertolongan Ambon.

Keberhasilan evakuasi ini kembali menunjukkan pentingnya kecepatan respons dalam penanganan kecelakaan atau kondisi darurat pelayaran di wilayah perairan Kepulauan Aru. Dengan karakteristik wilayah kepulauan dan kondisi laut yang dapat berubah, kesiapan unsur pencarian dan pertolongan menjadi faktor penting dalam memastikan keselamatan masyarakat yang melakukan perjalanan menggunakan transportasi laut.(Ati)

 

About ARIATI ARIATI

Check Also

Natalius Pigai Apresiasi Pemprov Jambi Atas Langkah Nyata Pemenuhan HAM Warga Suku Anak Dalam

JAMBI, – (korantekad.id) –  (Diskominfo Provinsi Jambi) – Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Republik Indonesia, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *