GUBERNUR MALUKU HADIRI RAPAT FTSLBU ” BANGUN DAERAH BUTUH PERAN SELURUH ELEMEN MASYARAKAT

Gubernur  Maluku Hadiri Rapat FTSLBU,”  Bangun Daerah Butuh Peran Seluruh Masyarakat
Ambon.korantekad.id.Bangun daerah  bukan hanya tanggung jawab pemerintah saja melainkan   juga membutuhkan peran dari seluruh elemen masyarakat termasuk dunia usaha. Karena  penting bagi percepatan pembangunan melalui sinergitas praktek bisnis yang bertanggungjawab dalam aspek sosial dan lingkungan, yang tidak hanya berorientasi finansial property , namun perlu menciptakan hubungan yang harmonis dengan pemerintah, masyarakat dengan lingkungannya. Dan kepedulian Badan Usaha terhadap masalah kesejahteraan sosial di Indonesia menjadi sangat penting dan amat diharapkan oleh seluruh masyarakat, terlebih di masa pandemi Covid-19 yang telah memukul sektor perekonomian. Kondisi ini membutuhkan respons kebijakan yang tepat dan cepat dari pemerintah, tak terkecuali dari aspek regulasi.Oleh itu, melalui Perda Provinsi Maluku Nomor 9 Tahun 2014 tentang Tanggung Jawab Sosial Perusahaan di Maluku, dan Pergub Maluku Nomor 61 Tahun 2021 tentang Forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Badan Usaha, pemerintah daerah menunjukkan langkah responsif dalam mengatasi pandemi.” Ungkap Gubernur dalam sambutannya saat menghadiri kegiatan Forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Badan Usaha (FTSLBU). Bertempat  di ruang rapat lantai II Kantor Gubernur Maluku Senin,27 September 2021
Kegiatan tersebut  dipimpin Plh Sekda Sadli Ie ,Selain menghadiri  Gubernur Maluku Murad Ismail,Plh Maluku juga hadir,  Ketua Tim  Percepatan Pembangunan (TGPP) Maluku Hadi Basalamah, Kepala Bappeda Anton Lailossa, Kepala BPSDM Hadi Sulaiman, Kadis PMPTSP Suryadi Sabirin, pimpinan PT. PLN (Persero) Wilayah Maluku dan Malut/BNI wilayah Timur/BUMN-D dan para pelaku usaha lainnya.
Dijelaskan Gubernur  Peran dan kontribusi dunia usaha sangat ditunggu melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan, yang bersinergi dengan program pembangunan yang diutamakan fokus pada penurunan kemiskinan dan penganggaguran melalui berbagai sektor pembangunan.Karena peran dunia usaha melalui tanggung jawab sosial merupakan salah satu strategi percepatan pembangunan daerah dalam menyikapi terbatasnya anggaran pembangunan daerah.” Jelasnya
Pelaksanaan forum ini pun, lanjut Gubernur, di nilai  sangatlah penting sebagai implementasi amanat regulasi untuk memperoleh pemahaman yang sama tentang tanggung jawab sosial di lingkungan badan usaha serta untuk mendorong kontribusi kemitraan dan pelaku usaha dalam upaya pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, jika bekerja sama terus seperti ini, pasti Maluku dalam waktu yang tidak cukup lama lagi akan lebih baik. Apalagi pemerintah pusat dalam kepemimpinan Pak Jokowi mulai mengarahkan pembangunan di timur Indonesia yang sebelumnya lebih dominan ke Indonesia Barat. Maka dari itu, koordinasi, komunikasi dan komunikasi terus dilaksanakan,” tandasnya
Ditempat yang sama, Ketua Tim Gubernur Percepatan Pembangunan (TGPP) Hadi Basalama menjelaskan, sesuai arahan Gubernur Maluku, seluruh program yang diterapkan di BUMN/D maupun di dunia usaha, bisa dikolaborasikan dalam mendukung program prioritas pemerintah daerah. Mengingat, ada tujuh program prioritas dan sembilan program unggulan pemerintah. Program tersebut diharapkan memberi dampak kepada masyarakat. Namun harus dikerjakan melalui sebuah kerjasama.
“Ini pertemuan kita yang pertama. Dan pertemuan selanjutnya, kita akan buat DES supaya menunjukkan Lokasi Khusus (Lokus) serta program yang terarah dan terukur. Selama ini rekan-rekan di BUMN/D dan pelaku usaha sudah menjalankan program ini. Tapi mungkin masih sendiri-sendiri cara kerjanya. Dan program yang Pemda rancang itu, tinggal kita arahkan. Yang mana program proiritas gubernur supaya kita membangun pemberdayaan ekonomi ini, hanya Lokusnya tidak hanya di Kota Ambon saja, masih ada 10 kabupaten/kota lainnya di Maluku,” jelasnya. ( Ati ).

About master

Check Also

Seleksi Sekolah Bintara Polri 2027 di Polda Maluku, 18 Peserta Lulus Tes Psikologi

Ambon.korantekad.id  – Sebanyak 18 dari 30 peserta seleksi Sekolah Bintara Polri (SBP) Tahun Anggaran 2027 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *