Ambon korantekad.id.Pemerintah Lewat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku telah bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Provinsi Maluku di kabupaten/kota untuk melakukan langkah-langkah antisipatif berupa, mencanangkan vaksinasi kepada semua sekolah.Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Insun Sangadji dalam sambutannya saat menghadiri pentas Bakat Seni
SMA Negeri 13 Ambon Di Panggung Wisuda Kelulusan Siswa Angkatan 2021/2022 .

Menurutnya ,murid harus di vaksin dan sekolah yang belum 80 persen berarti belum dapat laksanakan tatap muka terbatas.Selain itu,kita juga membantu satuan pendidikan dalam memenuhi daftar periksa dan menyiapkan protokol kesehatan guna persiapan tatap muka terbatas.
Itu lanjut Kadis, sudah dilakukan sehingga sekarang semua dapat berjalan dengan baik, dan
memastikan seluruh Kepala satuan pendidikan mengisi daftar periksa pada laman dapudik untuk menentukan kesiapan satuan pendidikan dalam melaksanakan pembelajaran tatap muka terbatas,tidak memperbolehkan pembelajaran tatap muka terbatas disatuan pendidikan bagi satuan pendidikan yang belum memenuhi semua daftar periksa.” Tegas Insun
Selain itu juga Kadis menjelaskan saat KBM atau ujian sekolah daring dan BTM terbatas menjadi tantangan tersendiri dalam mengembangkan kreativitas terhadap penggunaan teknologi, bukan hanya transimisi pengetahuan tetapi juga bagaimana memastikan pembelajaran tatap muka tersampaikan dengan baik.Karena tantangan ini menjadi kesempatan bagi semua bagaimana menggunakan teknologi yang dapat membantu membawa anak-anak kita menjadi kompoten dalam menghadapi abad ke 21 . Keterampilan yang paling penting pada abad ke 21 adalah pembelajaran mandiri sebagai outcome dari edukasi.Di samping itu pula di masa pandemi ini,kita dapat melatih dan menanamkan kebiasaan menjadi pembelajar mandiri melalui berbagai kelas daring yang diikuti oleh anak-anak agar dapat bekerjasama satu dengan lainnya untuk menyelesaikan permasalah dalam pembelajaran.” Jelasnya
Di lain sisi tambah Insun ,situasi ini bukan hanya menjadi tantangan bagi anak-anak kita namun bagi para guru dalam menyampaikan edukasi dimana para guru perlu memastikan bahwa peserta didik memahami materi pembelajaran yang disampaikan.
Olehnya itu, Kadis yakin SMA Negeri 13 Ambon telah melakukan langkah-langkah di atas dan dibuktikan dengan meluluskan 494 peserta didik Kelas XII Tahun ajaran 2021/2022 yang hari ini di Wisuda, yang tentunya memiliki nilai-nilai seperti yang diinginkan oleh semua orang tua dan semua guru yaitu mereka berkarakter kuat, berprestasi dan rendah hati.
“Kita patut berterima kasih kepada kepala sekolah ,dewan Guru yang telah bersedia mengajar anak-anak dalam kondisi apapun sebagai generasi penerus yang nantinya akan menggantikan peran mulai dari berbagai aspek b,mulai dari guru, insinyur, Dokter, Praktisi hukum ,Gubernur sampai Presiden Dan Perjuangan ini belum berakhir tapi dari perjalanan panjang untuk meraih sukses dan harapan.” Ucapnya
Untuk itu ,diharapkan asa pengetahuan ,skil dan sikap kalian sehingga mampu bersaing di dunia kampus dan lain sebagainya sebab keberhasilan itu hanya dapat diraih dengan disiplin, motivasi dan Kerja keras, banyak hal baru yang akan dihadapi, maka kemampuan mengatur waktu, energi dan kesempatan yang ada harus dimanfaatkan sebaik mungkin.” Harapannya
Dengan demikian, Kadis berpesan amalkan sikap positif yang ada pada diri kalian ,tekun belajar selalu, bekerja keras, Bekerja cerdas menuju era modern ini,” Pesan Insun ( Ati )
korantekad.id Koran Tekad Online

