Jambi Bergejolak: Truk Tangki Pertamina Diduga Terlibat Skandal BBM Subsidi, AWASI Bersuara Keras!

JAMBI (korantekad.id) – Gelombang kemarahan publik kembali memuncak di Jambi, dipicu oleh dugaan kebocoran distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi. Sebuah truk tangki berwarna merah putih milik Pertamina, yang dioperasikan oleh PT Elnusa Petrofin, tertangkap basah diduga menyelinap masuk ke sebuah gudang minyak ilegal di wilayah Audri pada 12 November 2025, sekitar pukul 20.10 WIB. Truk dengan nomor polisi B 9347 TFV dan nomor lambung JMB 043 ini langsung menjadi sorotan, memicu teriakan lantang dari warga dan aktivis: “Awasi Jambi!”

Ketua Aliansi Wartawan Siber Indonesia (AWASI) Provinsi Jambi, Erfan, mengecam keras insiden yang berulang ini. Menurutnya, kejadian ini adalah alarm darurat bahwa pengawasan dari lembaga terkait telah gagal menjalankan fungsinya dan tidak memenuhi standar teknis yang ditetapkan, baik dari pihak Pertamina maupun instansi pemerintah yang bertanggung jawab atas energi dan sumber daya.

“Jika truk tangki resmi bisa keluar jalur, ini adalah bukti nyata bahwa pengawasan di lapangan sangat lemah. Ada indikasi pembiaran, bahkan permainan oknum yang terlibat. Kami tidak akan tinggal diam!” tegas Erfan dengan nada berapi-api.

Kejahatan Terstruktur yang Merugikan Rakyat

Erfan menilai bahwa praktik ini bukan lagi sekadar pelanggaran biasa, melainkan sebuah kejahatan terstruktur yang merugikan negara dan merampas hak masyarakat kecil yang seharusnya mendapatkan manfaat dari BBM bersubsidi. Ia menegaskan bahwa AWASI siap menggelar aksi demonstrasi besar-besaran untuk menuntut penindakan tegas dan transparan terhadap semua pihak yang terlibat.

Tuntutan AWASI Menggema: Audit Total & Bersihkan Oknum!

AWASI mendesak agar segera dilakukan audit menyeluruh terhadap distribusi BBM bersubsidi di Jambi, penindakan hukum terhadap oknum sopir dan oknum lapangan yang terlibat, serta evaluasi ketat terhadap pengawasan operasional PT Elnusa Petrofin.

“Kami menuntut pembersihan total! Jangan biarkan mafia BBM bersubsidi terus menari di atas penderitaan rakyat,” seru Erfan dengan penuh semangat.

Masyarakat Menanti Bukti Nyata Keadilan

Hingga saat ini, masyarakat masih menunggu langkah konkret dari Pertamina, aparat penegak hukum, dan dinas terkait. Terulangnya insiden seperti ini semakin memperkuat keyakinan publik bahwa ada sesuatu yang sangat tidak beres dalam rantai distribusi BBM bersubsidi di Jambi. Masyarakat menuntut keadilan dan transparansi dalam penanganan kasus ini, berharap agar para pelaku segera diseret ke meja hijau.   ~MLS

About HERCAPA TRIAN

Check Also

Seleksi Sekolah Bintara Polri 2027 di Polda Maluku, 18 Peserta Lulus Tes Psikologi

Ambon.korantekad.id  – Sebanyak 18 dari 30 peserta seleksi Sekolah Bintara Polri (SBP) Tahun Anggaran 2027 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *