Ambon.korantekad.id.Ketua DPRD Provinsi Maluku, Drs. Lucki Wattimuri. M.SI bersama Anggota DPRD Provinsi Maluku Menerima aksi demo yang dilakukan Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa ( BEM ) se – kota Ambon. Selasa,11 April 2022 di Kantor DPRD Maluku Karang Panjang Ambon

Dalam orasinya mereka menyampaikan Empat tuntutan yakni 1. Menolak Penundaan Pemilu 2024, dan perpanjangan Jabatan Presiden, dan Wakil Presiden, karena melanggarnya pasal 7 UUD 1945 tentang masa periodesasi Presiden, dan Wakil Presiden yang dibatasi maksimal hanya 10 tahun.
2. Mendesak DPRD Provinsi Maluku untuk memanggil dan mengevaluasi Pertamina Cabang Ambon, terkait dengan kelangkaan BBM Jenis Pertalite akibat dari naiknya harga BBM Jenis Pertamax.
3. Menuntut Pemerintah Daerah Provinsi Maluku untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui Subsidi atau bantuan langsung tunai terkait dengan kenaikan harga bahan pokok.
4. Meminta pemerintah daerah provinsi Maluku dan DPRD Provinsi Maluku untuk tetap menjaga dan mengelola Pasokan, distribusi, kestabilan harga kebutuhan pokok melalui kebijakan yang tegas dan strategis di sikapi oleh ketua DPRD Maluku Luky Wattimury
Menurut Wattimury Masalah yang di sampaikan Lewat Orasi BEM SI, itu betul dan sungguh terasa oleh Seluruh Elemen masyarkat di Indonesia pada umumnya dan khusus masyarakat di kota Ambon Maluku dan aspirasi yang telah di nyatakan, akan di sampaikan atau diteruskan ke kementerian Pusat.
Diterangkan Wattimury , juga hari Selasa kemarin DPRD Provinsi Maluku, telah memanggil, Pihak Pertamina, Kepala SDM, dan Badan pengelola kebijakan Kota Ambon, dan telah dipertanyakan, Kenapa BBM langka, dan harga bahan-bahan pokok menjadi naik.Hal ini besok Komisi II dan Pimpinan DPRD Provinsi akan ke jakarta bertemu dengan menteri SDM dan kepala Esata Minyak untuk membicarakan perminyakan di Provinsi Maluku.” Karena ini merupakan tanggung jawab penuh DPRD Provinsi Maluku Untuk di perjuangkan dan di menyuarakan Aspirasi ke kementerian Pusat di Jakarta. ( Ati )
korantekad.id Koran Tekad Online

