Lembaga Adat Bersama Raja Petuanan Kaiely Tolak Perusahaan Koperasi Tinggal Selangka Lagi Miliki IPR
NAMLEA, KORAN TEKAD -Aksi damai dan .sosialisasi yang digelar oleh Pengurus Koperasi Soar Pa Soar Pito berlangsung didua tempat, berbeda ,Desa Deboway dan desa persiapan Wamsaid, Dava
Kecamatan Waelata kabupaten Buru .Aksi ini melibatkan warga adat asal tanah merah menggunakan sekian kendaraan roda empat dan roda dua guna menunjang aksi mereka .Selasa ,7 Perbuari 2023.
Aksi ini di Pimpin Matatemon, Yohanis Nurlatu didampingi koordinator aksi Rusman Arif Soamole, Imam adat Kaiely sejumlah tokoh adat dan pengurus koperasi Soar pa Soar Pito.
Dalam aksi damai ,Rusman yang akrab disapa bung ucuk, mengatakan Aksi damai kami hari ini bertujuan terkait surat keputusan menteri SDM RI tentang dikeluarkan WPR Wilayah pertambangan Rakyat dikeluarkan kepada pemerintah Maluku dan pulau juga masuk dalam wilayah WPR sambung Ucok ,sehingga wilayah pertambangan emas gunung Botak masuk dalam Wilayah pertambangan Rakyat ( WPR ).Tinggal selangka lagi kami berproses menuju IPR ,Ijin pertambangan Rakyat, Papar, “Rusman.
Menurut Bung Ucok bila IPR telah ada maka saudara saudara kita memiliki payung Hukum.tidak ada penyisiran,tidak ada intimidasi dan saya perlu sampaikan IPR terbit perlu ada payung hukum yaitu Koperasi dan Koperasi sudah diamanatkan dalam Undang Undang untuk para pelaku usaha, Papar Bung Ucok dalam Orasi Sore tadi.
Sementara pimpinan Koperasi Soar Pa Soar Pito ,Yohanis Nurlatu Dalam Orasinya mengatakan kami sampaikan nanti kepada DPRD Provinsi ,Kapolres Pulau Buru, Pemerintah Kabupaten Buru, Dandim 1506 untuk menyampaikan suara hati kami terhadap mereka agar Gunung Botak kembali dibuka sebelum bulan puasa biar Basudara muslim bisa kerja untuk kebutuhan puasa dan lebaran, Jelas YOhanis Nurlatu .
Selain itu dalam orasi,Yohanis meminta agar Pasar malam didesa Deboway dan Desa Dava segera hentikan kegiatan bila tidak, Saya bersama masyarakat adat turun menghetikannya sendiri
Kami meminta kepada pihak keamanan segera tutup dan bubarkan Tempat tempat jual minuman keras dan perjudian diseputaran tambang emas Gunung botak.tutup Yohanis dalam orasi .
Disela sela aksi kordinator,Rusman Soamole yang akrab disapa Abung Ucok kepada insan Pers dapat jelaskan orasi kami hari ini adalah Sosialisasi sekali lagi perlu ditanggapi yakni sosialisasi bentuk dari surat keputusan menteri ESDM nomor:113 tentang Keputusan wilayah pertambangan rakyat dan Alhamdulillah kami telah selesaikan sekaligus kami sampaikan secara referensi bahwa koperasi kami Soar Pito soar Pa telah mengantongi Ijin dasar tinggal satu langka lagi yakni IPR yang dikeluarkan bapak Gubernur Maluku,kira kira sepertinya seperti itu .Ungkap Soamolle kepada awak media.
” Menanggapi soal Judi dan minuman keras serta pasar malam bagi dengan tegas Pimpinan adat sekalian pimpinan koperasi kepada insan Pers Saya tidak mau sama sekali menurutnya itu pemicu alasannya bila. dikomsumsi sedikit saja biasnya ke gunung.
” Saya telah berkoordinasi dengan Bapak Kapolres dan Kapolsek perjudian dan miras akan dihentikan.Terkait Perusahaan kami dari Koperasi Soar Pito Soar Pa bersama semua masyarakat adat tetap menolak dengan tegas termasuk masyarakat Buru Apa yang dikatakan Bapak Soa tadi perlu saya jelaskan bahwa apa yang menjadi wilayah pertambangan Rakyat sesuai dikeluarkan pemerintah kami sedang berproses disana. Dari lembaga adat Soar pito Soar Pa maupun koperasi dan seluruh masyarakat menolak dalam bentuk apapun yang beraktifitas yang ada digunung botak sesuai pemangku adat ,Bapak Soa dan Raja petuanan Kaiely ,Abdullah Wael .Tegas Soamolle,Ini yang perlu kami dukung .
Karena Raja menyampaikan menolak perusahaan yang beroperasi diatas nanti. Lanjutnya Soamolle ,Dan kami hari ini bukan hanya turun sendiri tapi kami bersama ahli waris dari Almarhum Isak Wael..Mereka juga mendukung ijin pertambangan untuk masyarakat adat .
Untuk diketahui proses untuk 10 koperasi ,Koperasi Soar pito Soar Pa tinggal satu langka dari sekian koperasi dari sembilan koperasi yang akan mengikut kami hal administrasi yang sama dan pasti satu pintu yakni Pemerintah Daerah sebagaimana diamanatkan undang undang, Regulasi sudah dikembalikan ke Provinsi .Sehingga harapan kami, Untuk bapak gubernur Maluku Segera mengeluarkan IPR dan bagi sudara kami DPRD Maluku agar segera buat Pesda, Menurut bung Ucok Peraturan Sebagai Legal stending untuk menjemput IPR .Jelas Soamolle, Kepada Insan Pers.
“Saya selaku tokoh adat,Lembaga adat Soar Pito Soar Pa dan saya sebagai Matademun ,Saya jutur paling kecewa dengan kegiatan Polres Pulau Buru karena tidak pernah berkoordinasi kepada kami kepaia kepala Soa dan itu tidak ada.Saya berharap kedepan nanti apabila penyisiran harus kordinasi dengan kepala kepala Soa Raja petuanan Kaiely,Iman adat harus dikoordinasi dulu.
Harap ,” Matatemona
“Iman adat Kaiely,Onyong Wael saat diwawancarai oleh awak media ,Menjelaskan Minuman keras dan Judi agama haramkan dan harus diberantas bila tidak bisa menjadi alat pemicu diareal pertambangan .kedepan sambil menunggu Surat IPR menjelang Puasa dan lebaran semoga Tambang gunung botak kembali dibuka supaya masyarakat muslim bisa bekerja. Liputan Tamrin Hehanussa.
korantekad.id Koran Tekad Online

