Lewat Komisi I DPRD Maluku” Masyarakat Pulau Haruku Minta Gubernur Temui.

Ambon.korantekad.id.Melalui komisi I DPRD Maluku yang di gelar di ruang rapat Komisi Senin  18 April 2022 dalam rangka menindaklanjuti hasil pertemuan Kapolda Maluku tentang masalah konflik Pulau Haruku antara Pelauw dan Kariu salah satu kesimpulan yang diminta masyarakat kedua Desa tersebut , adalah mereka meminta Gubernur Maluku langsung bertemu mereka.Demikian disampaikan Ketua komisi I DPRD Maluku Amir Rumra Kepada pejabat Sekda Maluku Sadali Ie
Pejabat Sekda dalam menanggapi,merespon apa yang di minta masyarakat itu, bahwa  Provinsi Maluku bersepakat  akan berupaya cepat penyelesaian konflik di Pulau Haruku antara Pelauw dan Kariu segera selesai dengan pendekatan orang basudara.
Dan lanjut Sekda ,setelah ini ,saya langsung ke Pak Gubernur untuk melaporkan keinginan masyarakat bertemu dengannya , nanti mungkin Kapan,  di mana dan  jumlahnya berapa .
 Sekda menerangkan  kemarin itu,  kita telah mempersiapkan 10 ton beras yang diantar sendiri jadi kita punya Armada sudah menuju ke Pulau Hnamun  tiba-tiba ada terjadi konflik lagi, maka apa yang menjadi   masukan-masukan dari yang terhormat para anggota Komisi ,dan direspon untuk ditindaklanjuti .
Menurut Pejabat Sekda ,dari hasil rapat tadi, pada prinsipnya Pemerintah  Provinsi Maluku mendukung proses penyelesaian dengan tetap menuju pada mekanisme normatif yang di atur dalam undang- undang.Dan juga
Pemerintah Provinsi merespon masukan- masukan   anggota dewan yang terhormat menyelesaikan konflik  Kariu – Pelau
Selain itu ,akui Sekda ,memang kita lakukan langka koordinasi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Maluku Tengah untuk segera membuat tim .karena itu arahan dari pada aturan undang-undang untuk kita bekerja .Dan kita tidak bisa tinggal diam,namun  mari kita bersatu.
Dikatakan Sekda terkait itu ,nanti  ada rapat gabungan antara Pemerintah Provinsi Maluku , DPRD Maluku,  Pemda Malteng ,DPRD Maluku Tengah ,Kapolda Maluku  Pangdam  dan para Stackhorde lainnya untuk kita mencari langka strategis yang  tepat dalam rangka penyelesaian  konflik Kariu agar tidak lama di daerah pengungsian.
“apalagi tadi dalam rapat , satu rumah  terdapat 7 Kepala Kekuarga bagaiaman kalau kita membayangkan kondisi itu perpulang kepada kita  .
Untuk itu,  mari kita bergandengan tangan menyatukan presepsi  dalam rangka penyelesaian konflik Kariu .” Tutup Pejabat Sekda ( Ati )

About master

Check Also

Rapat Paripurna DPRD Kota Bandung Tetapkan Perda Bank Perekonomian Rakyat

Rapat Paripurna DPRD Kota Bandung Tetapkan Perda Bank Perekonomian Rakyat Bandung, korantekad.id – DPRD Kota Bandung …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *