MALUKU URUT KE -4 TERMISKIN” WENNO INGATKAN PEMERINTAH KE DEPAN BERKOORDINASI

Maluku Urut Ke-  4 Termiskin” Lewat Paripurna Wenno Ingatkan Pemerintah Ke- Depan Berkoordinasi
Ambon.korantekad.id.Maluku masih juara nomor 4 yang termiskin yang paling tinggi,  seperti di beberapa daerah  Kapulauan Aru  setelah Maluku Tenggara Barat  ( MTB, Maluku Barat Daya ( MBD) ,Maluku Tenggara, Kabupaten Seram Baguan Timur (SBT) dan Buru Selatan ( Bursel ) menjadi perhatian dan  kalau pemerintah mau komitmen  mengurangi angka kemiskinan . Ke depan harus berkoordinasi untuk tidak ada lagi  kemiskinan di Maluku . Hal seperti ini sebagaimana  diungkapkan Anggota Komisi I DPRD Provinsi Maluku Yance Wenno melalui  Rapat Paripurna DPRD Maluku dalam rangka penandatanganan Nota kesepakatan bersama antar DPRD Provinsi Maluku dengan pemerintah Daerah terhadap KUA- PPAS APBD Tahun anggaran 2022 Jumat,3 Desember 2021
Wenno, usai rapat ,di diwawancarai awak media menyampaikan Provinsi Maluku Hari Ini ,menyelesaikan KUA dan PPAS penandatanganan nota kesepamahaman.sesungguhnya Provinsi Maluku  mungkin termasuk Provinsi paling terlambat, dengan alasan seringkali dalam setiap tahun sama.
Dijelaskan  Wenno  tadi  dalam sidang paripurna  saya mengingatkan supaya pemerintah Provinsi ( wakil Gubernur)  tahun depan  bisa berkoordinasi lagi, dan  kalau bisa bulan November  sudah  selesai semua. bukan seperti sekarang, hampir  semua Provinsi sudah selesai kecuali Maluku dengan kesarapan anggaran  yang beberapa hari lalu, sempat menjadi Polomik. karena di rilis oleh kementerian keuangan langsung dan menteri menyampaikan kekecewaan , keserapan  anggaran Maluku baru 39  persen.malah  angka tersebut,  justru di bantah  oleh Pemerintah Provinsi Maluku lewat PPKAD.bagi kami atau DPRD memahami  tapi orang luar pasti tahu bahwa data kementerian itu, yang benar dan falid , dari segi imits  merugikan Maluku dipentas nasional.dan pasti bertanya mereka  Maluku APBD yang kecil begini cuman hanya tiga trilyun dan nanti 2022   hanya 2,9 masa sampai dengan akhir tahun angaran penyerapan  kecil itu,Tapi menurut  mereka bahwa bukan 3,9 tapi lebih daripada itu di atas 60 persen.” Jelasnya
Selain itu, mesti  harus ada perhatian ,kalau data itu harus di kirim uptade ke menteri  supaya kementerian dalam merilisnya betul- betul data yang falid .Karena  orang dari luar pasti siapa dia lebih percaya terhadap data kementerian.Dan  APBD di Provinsi Maluku juga  untuk  membiayai kegiatan yang ada di  11 Kabupaten kota.Dan  kalau kita melihat memang masih belum merata.Jadi ini bukan soal pemerataan namun masalah yang mau kita tangani di biaya oleh APBD ini apa” dan hari ini kemiskinan ekstrim ada jdi mana ? harus di intervensi .Sehingga diharapkan APBD diarahkan untuk itu.” Pintahnya ( Ati )

About master

Check Also

Seleksi Sekolah Bintara Polri 2027 di Polda Maluku, 18 Peserta Lulus Tes Psikologi

Ambon.korantekad.id  – Sebanyak 18 dari 30 peserta seleksi Sekolah Bintara Polri (SBP) Tahun Anggaran 2027 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *