OPINI: Merdeka Belajar Harus Ciptakan Sekolah Kreatif, Inovatif dan Menyenangkan

OPINI: Merdeka Belajar Harus Ciptakan Sekolah Kreatif, Inovatif dan Menyenangkan

Oleh ARYUSMAR KARTADILAGA (Faculty Member Universitas Bina Nusantara)

JAKARTA, KORAN TEKAD – Nadiem Anwar Makarim selaku Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) telah menetapkan empat program pokok kebijakan pendidikan “Merdeka Belajar”.  Program tersebut meliputi Rencana Pelaksana Pembelajaran (RPP), Ujian Nasional (UN), dan Peraturan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Zonasi, dan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN).

Kebijakan Mendikbud tersebut tentunya memberikan peluang bagi sekolahan untuk menjadi berbenah menjadi sekolah yang kreatif, inovatif dan menyenangkan.  Konsep merdeka belajar yang diusung oleh Nadiem Anwar Makarim memberikan kesempatan emas bagi guru untuk kreatif dan inovatif dalam melangsungkan proses pembelajaran yang menyenangkan bagi siswanya. Konsep merdeka belajar juga akan memberikan kesempatan terhadap siswa bagaimana menggali dan menempa dirinya dalam menemukan bakat dan minat belajar yang tepat. Sehingga, tercipta proses interaksi siswa dengan siswa dengan guru dan sumber belajar pada suatu lingkungan belajar.

Dalam hal ini merdeka belajar harus menciptakan pembelajaran kreatif, inovatif dan menyenangkan yang memberikan kesempatan pada siswa untuk membangun pengetahuan secara mandiri. Dalam mewujudkan pembelajaran kreatif, inovatif dan menyenangkan tentu sangat dibutuhkan adanya model pembelajaran, media pembelajaran, dan pembelajaran yang tepat. Seorang guru sangat diuntut untuk kreatif dan inovatif melihat keadaan siswa dengan menggunakan media pembelajaran yang kreatif dan berinovatif.

Dalam pengembangan pembelajaran yang kreatif, inovatif dan menyenangkan ini dapat dirancang dengan menyusun suatu kerangka model pembelajaran yang harus mampu menciptakan pembelajaran yang membangkitkan semangat siswa agar tujuan untuk mewujudkan merdeka belajar bagi siswa dapat terpenuhi dimana guru dapat menggunakan media pembelajaran sebagai alat bantu untuk mentransfer ilmu pengetahuan.

Berikut ini ada beberapa hal yang harus dipenuhi dalam menciptakan merdeka belajar agar tercipta sekalah kreatif, inovatif dan menyenagkan sebagai berikut:

  1. Sekolah harus mampu menciptakan ruang belajar yang interaktif karena pembelajaran yang interaktif memberikan kemerdekaan bagi siswa untuk kreatif, inovatif dan menyenangkan dengan mengekspresikan pengalaman dan ilmu pengetahuan yang diperoleh.
  2. Guru harus pandai membaca situasi siswa pada saat belajar (student oriented) agar dapat selalu fokus pada pelajaran. Disini perlu tercipta suasana pembelajaran yang cair dan menyenangkan seperti memberikan hiburan terhadap siswa. Hal tersebut bertujuan untuk merefleksikan psikolgi siswa agar tidak mengalami tegang, jenuh dan bosan.
  3. Guru memberikan reward kepada siswa terutama siswa yang berprestasi. Reward tidak harus berupa materi melainkan pujian dan motivasi terhadap siswa dan bagi siswa yang tidak berprestasi, reward juga perlu diberikan karena walau bagaimanapun guru harus mampu membaca dan mengontrol psikologi siswa. Artinya semua harus diperhatikan oleh guru jmeskipun reward yang diberikan ada perbedaan bagi mereka yang berprestsi, karena hal ini bertujuan untuk memberikan motivasi maupun inspirasi pula bagi siswa yang lain.
  4. Guru harus mampu menggunakan teknologi sebagai media pembelajaran karena di era teknologi siswa harus pandai dalam mengoperasikan teknologi untuk mengikuti perkembangan zaman.
  5. Guru harus dapat menciptakan suasana sekolah alam yang memadukan antar teori dan praktik. Dimana guru bersama siswa dapat terjun ke alam langsung dengan melihat realita sekitarnya agar lebih objektif. Seperti, guru dapat mengajak siswa terjun ke masyarakat langsung untuk mencoba menelaah teori yang telah dipelajari dengan melihat realita di lapangan.

Dari semua paparan di atas dapat disimpulkan bahwa konsep merdeka belajar harus mampu menciptakan sekolah yang kreatif, inovatif dan menyenangkan. Sekolah harus mampu menciptakan ruang belajar yang interaktif. Guru harus pandai membaca situasi siswa pada saat belajar (student oriented). Guru memberikan reward kepada siswa. Guru harus mampu menggunakan teknologi secara baik. Guru harus dapat menciptakan suasana sekolah alam yang memadukan antar teori dan praktik.(*)

 

About master

Check Also

TP PKK dan BAZNAS Merangin Salurkan 689 Paket Sembako untuk Lansia dan Dhuafa

JAMBI, – (korantekad.id) – BANGKO — Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *