
Namlea, korantekad.id – Personil gabungan Polres Pulau Buru yang melaksanakan Penyisiran dilengkapi Buldoser guna membongkar bak rendamam memakai bahan beracun berbahaya milik penambang emas Ilegal di dekat Sungai Anahoni, Desa Kaiely, Kecamatan Teluk Kaiely Kabupaten Buru Maluku, Kamis, 9/12/2021,Sekitar pukul O9.45 WIT.

“Penyisiran penambangan emas ilegal pada lokasi tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Intelkam Polres Pulau Buru, Iptu Sirilus Atajalim, Kapolsek Waeapo Ipda R.M.Titan Firmansyah Putra, S.Tr.K, dan Kanit IV Tipidter Polres Pulau Buru beserta puluhan personil dengan Nomor SPRIN /1376/XII/PAM.1.6/ 2021,” Di Jelaskan oleh Paur Humas Polres Pulau Buru AIPDA Jamaludin.
Lanjutnya, perintah Kapolres Pulau Buru dalam pelaksanaan penyisiran tidak boleh ada yang mengeluarkan tembakan tanpa perintah perwira pengendali.
“Kapolres juga menyampaikan, dalam pelaksanaan penyisiran anggota yang terlibat dalam sprin tidak diperbolehkan melakukan hal yang dapat merugikan masyarakat,” ujar Jamaludin.
“Kalian cuma melakukan pengamanan sekaligus pemusnahan barang yang ada di seputaran kali Anahoni,” bebernya.
Dalam penertiban tersebut tim dibagi dalam dua lokasi, yakni tim 1 (satu) bertempat di Pos Brimob dan tim 2 (dua) bertempat di samping sungai Anahoni.
Pemusnahan tempat pengolahan emas yang disebut bak rendaman mengunakan buldoser yang disiapkan oleh Kapolsek Waeapo .
Berdasarkan hasil liputan Media korantekad.id dilokasi penyisiran, Buldoser yang digunakan membongkar Bak rendaman mendapat pengawalan langsung dari Kapolsek Waeapo, IPDA M.Titan dan Kasat Intelkam polres Buru bersama sejumlah personil Gabungan dan selama pembongkaran tidak mendapat perlawanan dari Masyarakat Penambang sehingga semuanya berjalan lancar, aman walaupun dalam giat tersebut sempat turun hujan Lebat.
Kasat Intelkam di dampingi Kapolsek Waeapo dan Kanit IV Tipidter Polres Pulau Buru dihadapan personil gabungan, Kasat Intelkam menyampaikan terima kasih atas kerja sama kita pada hari ini dan hari ini atas perintah pimpinan, Kapolres, kita telah melaksanakan tugas dengan baik.
‘ Kami juga bersyukur karena tidak ada masyarakat yang menentang kita bahkan semua mendukung dan itu yang diharapkan, ‘ucap kasat Intelkam saat Gelar Apel Pasukan Se-usai kegiatan penyisiran.
Hal senada juga disampaikan Kapolsek Waeapo, Ipda M.Titan menyampaikan terimah kasih atas kegiatan di sore ini tanpa rekan rekan saya bukan apa-apa .
” Saya Ucapkan terima kasih lagi atas giat hari ini atas perintah pimpinan .’ Ucapnya .
Kasat Intelkam dalam keterangan kepada awak media saat diwawancarai seusai Doa,
‘,Penyisiran ini sudah kami laksanakan setiap bulan ini sudah tugas khusus, terakhir kami laksanakan dibulan kemarin dan kini kami laksanakan lagi kerena ini berdasarkan surat Perintah Kapolres dan ,” kami laksanakan perintah penyisiran di Anahoni dengan catatan bahwa kegiatan Rendaman ini cukup berbahaya dan merusak lingkungan sehingga perintah Kapolres, Kami laksanakan pertama di Anahoni.
‘ Sebanyak seratus dua puluh Bak rendaman berhasil di Musnakan hari ini .’ kata Kasat Intelkam, dan Rencana penertiban berikut kami belum bisa memastikan kapan karena beberapa hari kedepan kita memasuki NATARU [Natal Tahun Baru]. Selain itu kami diperhadapkan oleh situasi soal kegiatan Vaksin dan kami diperintahkan untuk melaksanakan Program Vaksin dan Wajib di bulan Desember dan sudah harus Vaksin sampai di tingkat Tujuh puluh persen.
Sehingga personil yang diturunkan sedikit saja karena sebagian besar di arahkan kepada Program Vaksin batas waktu hanya sampai di tanggal 31 Desember saja .
Berdasarkan Perintah Presiden RI sudah harus 70 % Vaksin di setiap Polres, ucapnya. (Liputan Tamrin Hehanussa).
korantekad.id Koran Tekad Online

