
Namlea, korantekad.id – PjBupati Buru, Dr Djalaludin Salampessy resmi buka kegiatan sosialisasi pengawasan pemilu Partisipatif bagi Aparatur Sipil Negara (ASN ) dilingkup Pemerintah Kabupaten Buru, yang dilaksanakan oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu ) Provinsi Maluku. selasa, 12/12/2023 Pukul 16.15 WIT. bertempat di Aula lantai I kantor Bupati Kabupaten Buru.
Turut hadir Penjabat Bupati Kabupaten Buru, Dr Djalaludin Salampessy, Ketua Bawaslu Maluku, Dr Subair, M.Si, Ketua Bawaslu Kabupaten Buru, Fatih Haris Talib, S.Sos, Di wakili Kordiv hukum pencegahan partisipasi masyarakat, Taufik Fanolong, Dr Yusfitriadi (foundation Vinus ) Visi Nusantara Maju, Pemantau Pemilu Jerry Sumampouw Koordinator Komite Pemili Indonesia (TePI), Kabag Pengawasan Bawaslu Provinsi Maluku, Siti Aminah Rorobessy, Kadis PMD Kabupaten Buru,Latif Efendi, Kepala Kesbang Pol, Ketua Komisi Pemlihan Umum ( KPU ) Kab-Buru, M.Soamole. para Asisten dan Camat serta kades se-kabupaten Buru. Taufik Fanolong dalam sambutan menyampaikan Kegiatan sosialisasi pengawasan Pemilu partisipatif bagi ASN. menurutnya,” ini sungguh sangat luar biasa, untuk itu bagi ASN yang ada di Kabupaten Buru marilah menciptakan pemilu yang berkualitas yang bisa akan terlahir dari penyelenggara pemilu yang berintegritas, yang mana Kita nanti memilih pemimpin di negeri ini, para negarawan yang mampu mengatur kebijakan, peraturan yang bermuara pada kesejahteraan masyarakat.”ajaknya.

Ketika kita ingin mencapai tujuan pemerintahan yang bersih maka kita harus memilih pemimpin yang berkualitas, bersih dari tindakan-tindakan yang kemudian dilarang oleh undang-undang dan semoga nantinya kita sama-sama sadar secara kolektif. kata Fanolong. Dikesempatan yang sama Ketua Bawaslu Provinsi Maluku, Dr Subair M,Si mengatakan kami, Bawaslu melakukan sosialisasi di 7 Kabupaten dengan kegiatan seperti ini, hal ini Kita petakan potensi kerawanannya.
Menurut Subair Meskipun laporan pelanggaran netralitas ASN pada tahun 2019 dan ditahun- tahun sebelumnya tidak menonjol seperti yang lain, bukan berarti sosialisasi tidak di perlukan lagi ada surat keputusan bersama antara penyelenggara pemilu, Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara, kemudian Aparatur Sipil Negara dan Bawaslu pada tahun 2022 yang menyepakati tentang pengawasan netralitas ASN sesuai undang-undang No.7 tahun 2017 guna mengawasi netralitas ASN, Bawaslu, KPU dan ASN sama-sama penyelenggara bedanya kami penyelenggara Pemilu,ASN penyelenggara Negara Seharusnya Kita sama sama, “Ciptakan Pemilu yang berintegritas”. Urainya.
Selain itu,apabila pesan- pesan pemilu yang disampaikan dengan baik maka masyarakat di sekitarnya akan lebih gampang untuk mengikuti begitu pula jika dibenarkan dengan cara yang terbailk, Menyebarkan Hoax,ujaran kebencian,Fitnah,melakukan politik praktis maka itu muda ditiru oleh orang disekitar
Untuk itu,Saya mengajak seluruh ASN yang ada wilayah tugas kami agar, selain memahami tugasnya juga bergerak sebagai pelopor dalam mensukseskan Pemilu. Alasannya, ASN ini harus menjadi penyelenggara Negara yang berlaku adil kepada seluruh lapisan masyarakat.”ajaknya.
Sementara,Pj Bupati Buru Djalaludin Salampessy dalam sambutan menjelaskan tentang demokrasi adalah bagian tidak terpisahkan dari pendidikan politik dimana kesatuan pemahaman dalam rangka sukseskan bagian utama dalam pemilihan umum dan kepala daerah. Kami, Pemda Kabupaten Buru lewat Kesbang pol, sudah mensosialisasikan pentingnya proses dan mekanisme demokrasi dari netralitas ASN.
” Kami memiliki DPT kurang lebih 89 ribu, dari 137.620 jiwa, secara administratif memilih 10 Kecamatan, 82 Desa, 38 sebagai desa persiapan itu pun sudah siap, infrastruktur maupun kebutuhan-kebutuhan sarana dan prasarana sudah tersedia dengan baik.
Djalaludin menambahkan, komitmen kami, untuk mensukseskan Pemilu maka Pemda kabupaten Buru,Dengan seluruh jajarannya sampai ke tingkat desa, Kami siap dengan komitmen untuk melakukan pengawasan sehingga pemilu berjalan baik dan juga merupakan bagian dari komitmen kami untuk kesuksesan pemilu.” Tutupnya.
Kemudian pembukaan Sosialisasi pengawasan pemilu partisipatif bagi ASN dilingkup pemda Buru secara resmi ditandai pemukulan Tifa oleh Pj Bupati Buru,Dr Djalaludin Salampessy. (Liputan Tamrin Hehanussa).
korantekad.id Koran Tekad Online

