PUSKESMAS BAAMANG 1 ADAKAN LOKAKARYA MINI LINTAS SEKTOR BIDANG KESEHATAN TRIWULAN 1.

Sampit, korantekad.id – Bertempat di aula Kecamatan Baamang, kabupaten Kotawaringin Timur, provinsi Kalimantan Tengah, dalam rangka Acara lokakarya sektor bidang kesehatan yang diadakan Puskesmas Baamang 1 dihadiri sekcam Baamang Supiansyah, juga yang mewakili polsek Baamang dan Danramil Baamang, Senin (15/3/2021). Dalam pertemuan dihadiri beberapa ketua RT baik dari Ketua RT Baamang Tengah maupun Ketua RT Baamang Hilir.
“Hari ini kegiatan kita adalah lokmin lintas sektor yang pertama, kita melaksanakan dengan menggunakan protokol kesehatan, diikuti dengan dua wilayah Baamang, yaitu Baamang Tengah dan Baamang Hilir, untuk kegiatan hari ini, saya sangat bahagia karena partisipasi masyarakat yang antusias terutama tentang peduli covid, dan ini kegiatan pertama kami di bulan maret 2021.
Selanjutnya kami akan menindaklanjuti hasil kesepakatan yang ada 8 butir terutama tentang covid 19,” jelas kepala Puskesmas Baamang 1.
“Dimana keterlibatan gugus covid kelurahan di pihak RT harus kita jangkau dan aktif melaporkan data orang yang terpapar covid di wilayah masing – masing RT, selanjutnya juga diharapkan tidak ada pembakaran lahan dan pihak kecamatan sudah membuat surat intruksi agar tidak membakar lahan.
Kegiaran ini akan kami evaluasi hasil kesepakatan agar betul – betul bisa dilaksanakan kesepakatan itu dengan baik dan meningkatkan koordinasi antara RT/RW kelurahan dan Puskesmas Baamang 1,” tambah Supriadi.

Sementara Sekcam Baamang Supiansyah menyampaikan, “Kegiatan lintas sektor untuk wilayah kecamatan Baamang khususnya Puskesmas Baamnag 1 yaitu kelurahan Baamang Hilir dan Baamang Tengah sebagian.
Ada 8 poin yang sudah kami sepakati bersama antar stake holder yaitu Puskesmas Baamang 1, Forum Koordinasi kecamatan Baamang yaitu Wakapolsek mewakili Kapolsek, Danramil, dan dibuka langsung oleh Plt camat Baamang, Muhammad Huzaifah.
Alhamdulillah kegaian ini direspon seluruh stake holder baik RT/RW seluruh masyarakat dan juga penggiat kesehatan di lingkungan masyarakat, mudah mudahan apa yang diprogramkan di tingkat nasional,” jelas sekcam.
“Tentang penanganan covid 19, penanganan stunting sudah dibicarakan oleh narasumber dari dinas kesehatan yaitu Puskeamas Baamang 1, penanganan sekolah tatap muka, penanganan ODGJ ( orang dengan ganguan jiwa) disekitar. Ekspektasinya mudah – mudahan bisa berkembang dengan baik sehingga bisa tertampung oleh pemerintah khususnya.
Mudah mudahan kegiatan ini bermanfaat untuk penanganan kesehatan dimasyarakat, kami juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh stake holder termasuk tokoh masyarakat yang memulai pendataan dengan baik tentang keadaan kondisi kesehatan masyarakat , dan juga permintaan tentang jambanisasi sehat yang selama ini BAB di sungai,” tambah Supi.
Liputan : S.Ariyanto
Editor : Abdul Rasid
korantekad.id Koran Tekad Online

