RAHAWARIN ” PANGDAM XVI PATTIMURA KE DUA ASAL MALUKU

Rahawarin Pangdam XVI Pattimura Ke Dua  Asal Maluku
Ambon.korantekad.id.Mayor Jenderal TNI Jeffry Apoly Rahawarin Pangdam Pattimura XVI kedua Di Maluku Seorang Perwira Tinggi TNI AD yang sejak 26 Januari 2021 mengemban amanat sebagai Staf Ahli Bidang SDM dan Teknologi KemenkoPolhukam.
Berdasarkan surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/145/II/2021 Tanggal 23 Februari 2021 yang didalamnya terdapat Personel TNI AD hasil sidang Wanjakti tanggal 17 Februari 2021 di Mabes TNI,terpilih Putra Maluku atas nama, Mayjen TNI Jeffry Apoly Rahawarin NRP 32322 Sahli Bid. SDM dan Teknologi Kemenko Polhukam  dengan jabatan baru sebagai Pangdam XVI/Ptm. TMT 23 Februari 2021.
Rahawarin adalah Lulusan Akmil 1988  dengan jabatan baru mengantikan Mayjen TNI Agus Rohman, S.IP., M.IP NRP 31571 pejabat lama yang sekarang dengan Jabatan Barunya sebagai Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III (Pangkogabwilhan III) TMT 23 Februari 2021.
Rahawarin, pernah menduduki jabatan dandim 0405/Lahat, Asintel Kasdam II/ Sriwijaya Tahun 2010 Kepala Bidang Pemilu Legislatif dan Presiden /Wakil Presiden Pada Asdep Koordinasi Pengelolaan Pemilu Kemenkopolhukam Tahun 2012
Dikutip.www.tni.mil.id. Pria asal Maluku ini, dalam menjalani tugas dengan ikhlas,jujur dan dedikasi yang tinggi pada pengabdiannya dan murah senyum. Berpengalaman dibidang intelijen.
Pangdam XVI Pattimura, Mayjen TNI Jeffry Apoly Rahawarin
Menjadi Pangdam XVI Pattimura, Jeffry Apoly Rahawarin merupakan Pangdam Kedua Asal Maluku. Sejak Brigjen TNI Max. M. Tamaela Pangdam XVI Pattimura Pertama (15 Mei 1999-26 Juni 2000) Dari beralih status Korem 174 PTM menjadi Kodam XVI Pattimura tanggal 15 Mei 1999 di Ambon.( AT).

About master

Check Also

Natalius Pigai Apresiasi Pemprov Jambi Atas Langkah Nyata Pemenuhan HAM Warga Suku Anak Dalam

JAMBI, – (korantekad.id) –  (Diskominfo Provinsi Jambi) – Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Republik Indonesia, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *