Rakerpim Unpatti Fokus Evaluasi Kinerja dan Strategi Hadapi Tekanan Ekonomi

AMBON, korantekad.id – Universitas Pattimura (Unpatti) menggelar Rapat Kerja Pimpinan (Rakerpim) sebagai langkah strategis mengawali tahun 2026, usai penandatanganan kontrak kinerja dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi serta Kementerian Keuangan.
Rektor Unpatti, Prof. Dr. Fredy Leiwakabessy, menegaskan pentingnya evaluasi berbasis indikator kinerja utama (IKU) serta penguatan kolaborasi dengan dunia industri untuk menghadapi tekanan fiskal nasional dan dinamika ekonomi global. Evaluasi capaian tahun 2025 menjadi fokus utama, yang kemudian diturunkan ke seluruh fakultas dan unit kerja melalui kontrak internal agar target institusi tercapai secara terukur.
Memasuki triwulan II 2026, Unpatti juga melakukan penyesuaian program mengikuti kebijakan efisiensi pemerintah, termasuk pembatasan perjalanan dinas dan penerapan pola kerja fleksibel. Selain itu, Rakerpim turut membahas penyusunan rencana anggaran tahun 2027 yang harus disiapkan lebih awal.
Dalam upaya penguatan institusi, Unpatti mendorong kolaborasi dengan dunia usaha, industri, serta mitra nasional dan internasional guna mewujudkan konsep “kampus berdampak”. Salah satu langkah konkret adalah peluncuran Badan Usaha Bisnis Akademik dan Non-Akademik (BUBANA) yang ditargetkan meningkatkan pendapatan non-UKT hingga 35 persen dari total anggaran sekitar Rp177 miliar.
Ketua Pelaksana Rakerpim, Dr. Hanok Mandaku, menyebut empat agenda utama kegiatan ini, yakni evaluasi kinerja 2025, penyelarasan program dan anggaran 2026, perencanaan 2027, serta perumusan rekomendasi kebijakan strategis. Rakerpim diharapkan mampu menyinkronkan seluruh unit di lingkungan Unpatti untuk mendukung transformasi kinerja menuju paradigma “Kampus Berdampak” serta selaras dengan program nasional pemerintah. (ARIATI)
korantekad.id Koran Tekad Online

