Ambon.korantekad’id — Rektor Universitas Pattimura (Unpatti), Fredy Leiwakabessy, mengambil sumpah dan melantik 14 pejabat administrator dan pengawas di lingkungan Universitas Pattimura Tahun 2026. Pelantikan berlangsung di Aula Lantai 2 Gedung Rektorat Unpatti, Rabu, 16 September 2026, berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia tentang pemberhentian pejabat fungsional dan pelaksana serta pengangkatan pejabat administrator dan pengawas di lingkungan Unpatti.
Pelantikan tersebut menjadi bagian dari penataan organisasi dan penguatan tata kelola di lingkungan perguruan tinggi. Ke-14 pejabat yang dilantik ditempatkan pada sejumlah unit kerja, mulai dari biro universitas, fakultas, lembaga, hingga Program Pascasarjana.
Dalam sambutannya, Rektor Unpatti Fredy Leiwakabessy menegaskan bahwa pengangkatan para pejabat bukan dilakukan secara tiba-tiba. Menurutnya, seluruh pejabat telah melewati proses seleksi yang mengacu pada ketentuan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, dengan mempertimbangkan aspek administrasi, hasil tes tertulis, wawancara, kinerja, kompetensi, dan pengalaman.
“Para pejabat ini bukan tiba-tiba dilantik hari ini. Mereka melalui sebuah proses seleksi yang sesuai dengan ketentuan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi yang berlaku,” ujarnya
Fredy menjelaskan, Surat Keputusan pengangkatan para pejabat ditetapkan oleh pemerintah melalui kementerian. Sementara proses pengambilan sumpah dan pelantikan di lingkungan Universitas Pattimura dilaksanakan berdasarkan mandat yang diberikan kepada Rektor.
Ia menegaskan bahwa jabatan yang diberikan bukan sekadar posisi administratif, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Komitmen tersebut, kata Fredy, tercermin dalam sumpah atau janji jabatan, naskah pelantikan, dan pakta integritas yang telah diucapkan serta ditandatangani oleh para pejabat.
“Bapak dan Ibu ditempatkan di bidang tugas masing-masing untuk menyelesaikan masalah, memberikan solusi, melayani dengan hati, dan bekerja seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia,” pesannya.
Para pejabat baru juga diminta tidak sekadar menjalankan rutinitas birokrasi. Fredy mendorong mereka memperbaiki hal-hal yang masih perlu dibenahi, mempertahankan program yang telah berjalan dengan baik, serta mempercepat berbagai agenda pengembangan Universitas Pattimura.
Penguatan tersebut membutuhkan pergerakan bersama di sejumlah sektor, termasuk akademik, perencanaan, kerja sama, sistem informasi, keuangan, dan kemahasiswaan. Karena itu, koordinasi antara pejabat dengan pimpinan universitas maupun unit kerja terkait menjadi bagian penting dalam menjalankan tugas dan fungsi masing-masing.
Dalam menjalankan kepemimpinan pada unit kerja, Fredy juga mengingatkan para pejabat agar membangun hubungan kerja yang kolaboratif dengan staf. Menurutnya, staf bukan sekadar bawahan, melainkan rekan kerja yang memiliki peran dalam membantu menyelesaikan pekerjaan dan mencapai target organisasi.
“Jangan anggap staf sebagai bawahan, tetapi anggap mereka sebagai rekan kerja untuk membantu Bapak dan Ibu dalam menyelesaikan pekerjaan,” ingatnya
Penekanan serupa disampaikan Rektor terkait aspek pelayanan. Ia meminta para pejabat menjadikan pelayanan sebagai bagian utama dari pelaksanaan tugas, sekaligus menjaga kepercayaan yang telah diberikan oleh pimpinan dan sivitas akademika Unpatti.
“Layanilah setiap orang dengan hati. Bekerjalah dengan hati, dengan sungguh-sungguh. Sebab kami percaya bahwa dengan kehadiran Bapak dan Ibu, Universitas Pattimura akan lebih maju,” ungkapnya.
Pada kesempatan tersebut, Fredy juga menyampaikan apresiasi kepada keluarga para pejabat yang dilantik. Dukungan keluarga dinilai menjadi bagian penting yang memungkinkan para pejabat menjalankan tanggung jawab baru di lingkungan Universitas Pattimura.
“Mari kita bekerja sungguh-sungguh bagi kemajuan Universitas Pattimura,” tutup Rektor.
Pengambilan sumpah dan pelantikan kemudian ditutup dengan doa serta pemberian ucapan selamat kepada seluruh pejabat yang resmi mengemban amanah pada jabatan masing-masing. Ke-14 pejabat tersebut selanjutnya diharapkan segera menjalankan tugas dan membangun koordinasi dengan unit kerja terkait.
14 Pejabat Administrator dan Pengawas Unpatti yang Dilantik
Christian Pattiruhu — Kepala Bagian Akademik, Biro Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama,Ade Susanti Karmen — Kepala Bagian Umum, Biro Perencanaan, Keuangan, dan Umum,Handry Maulany — Kepala Bagian Umum, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik,Datu Tidore — Kepala Bagian Umum, Fakultas Hukum.
Novy Joseph — Kepala Bagian Umum,Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan,Rusdi Abidin — Kepala Bagian Umum, Fakultas Ekonomi dan Bisnis.
Sonny Pitreno Kailola — Kepala Bagian Umum, Fakultas Teknik,Franzusca Matelda Sahupala — Kepala Bagian Umum, Fakultas Pertanian,Lidia Mieke Ruhulessin — Kepala Bagian Umum, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan,Cliffey Ezaudya Leiwakabessy — Kepala Bagian Umum, Fakultas Sains dan Teknologi,Martha Dorkas Melmambessy — Kepala Bagian Umum, Fakultas Kedokteran.
Andrew Dangeubun — Kepala Subbagian Umum, Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat,Maryo Lainsamputty — Kepala Subbagian Umum, Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran, Benjamin Th. Soumokil — Kepala Subbagian Umum, Program Pascasarjana.(Ati)
korantekad.id Koran Tekad Online

