Kotawaringin Barat,(KOBAR) Korantekad.id. – Rumah Sakit Harapan Insani di Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat, merespons kritik yang disampaikan oleh seorang warga melalui media sosial Facebook dengan sikap terbuka dan penuh tanggung jawab.
Kritik tersebut diunggah oleh seorang warga berinisial RK, yang dalam unggahannya turut mengkritisi kualitas pelayanan di rumah sakit tersebut.
Direktur RS Harapan Insani, dr. Muhtar Dwi Effendi, menyatakan kesiapannya untuk berdialog dan mencari solusi bersama atas permasalahan yang disampaikan.
“Kami mengucapkan terima kasih atas masukan yang disampaikan melalui media sosial. Kami membuka ruang mediasi untuk mendiskusikan hal ini secara baik-baik. Silakan tentukan waktu dan tempat untuk pertemuan,” ujar dr. Muhtar dalam keterangan resminya, Selasa (28/1/2025).
Dr. Muhtar menegaskan bahwa RS Harapan Insani berkomitmen menerima kritik dan saran sebagai bagian dari upaya meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat.
“Kami menyadari bahwa pelayanan kami tidak selalu sempurna. Oleh karena itu, kritik seperti ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berbenah,” lanjutnya.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada pihak-pihak yang merasa tidak puas dengan pelayanan rumah sakit.
“Kami berharap dapat segera bertemu untuk berdiskusi dan menemukan solusi terbaik bagi semua pihak,” tambahnya.
Lebih jauh, dr. Muhtar menjelaskan bahwa RS Harapan Insani terus berupaya memberikan pelayanan optimal, khususnya bagi pasien yang membutuhkan penanganan darurat. Kritik dari masyarakat dipandang sebagai masukan konstruktif yang akan digunakan untuk perbaikan layanan.
“Kami akan mengelola setiap keluhan dengan baik dan menjadikannya sebagai acuan untuk peningkatan pelayanan. Semoga masyarakat Kotawaringin Barat puas dengan layanan kami,” pungkasnya.
Melalui respons ini, RS Harapan Insani berharap masyarakat terus mendukung langkah-langkah perbaikan yang dilakukan rumah sakit demi kepentingan bersama. (Kardiannur).
korantekad.id Koran Tekad Online

