Salah Satu Ketua Panitia Pilkades Serentak Sampaikan Keluhan dan Kekecewaan terhadap Pemkab Buru 

Salah Satu Ketua Panitia Pilkades Serentak Sampaikan Keluhan dan Kekecewaan terhadap Pemkab Buru 

Namlea, korantekad.id – Salah satu Ketua Panitia Pilkades serentak menyampaikan keluhan dan kekecewaan terhadap pemkab, akibat dana hibah dari Pemkab Buru tidak dikelola panitia pada pilkades serentak se-kabupaten Buru ,Tahun 2022 Tapi dananya dikelola pihak PMDes Kabupaten Buru, Kamis ,1/12/2022. 
 
Keluhan ini disampaikan ketua panitia Desa karang Jaya, J.A. Menahem , SH kepada korantekad.Id disekretariat panitia terkait sumber  Dana panitia. Menahem menjelaskan Kami panitia mendapat sumber dana dari ADD desa karang Jaya ,Rp 70.000.000. dan dana hibah dari Pemkab Buru sekitaran belasan juta tapi yang aneh dana hibah tidak kelola panitia padahal  Nota berita acara saya telah tanda tangan . Coba Abang wartawan pikirkan sambil menggeleng kepalanya. Bagaimana bila satu waktu hal itu dipertanyakan , Apa yang nanti kami jawab, kata Menahem. 
 
Selanjutnya, Didalam dana panitia  tujuh puluh juta tadi ada Bagian Honor Kepala desa , Ketua BPD dan staf desa .Kami panitia agak bigung dengan aturan seperti ini keluh ,” Menahem ,SH. 
 
Menanggapi hal itu Kadis Pemberdayaan Masyarakat desa kabupaten Buru , Latif Efendi ,S,Sos , Angkat bicara Dana hibah itu dipergunakan untuk kebutuhan logistik berupa, Kotak suara ,Kartu surat suara dan ditambah  tinta dan sebagian dalam isi kotak suara . 
 
Lanjutnya, Pada saat kami rapat dengan melibatkan semua ketua dan sekretaris panitia dalam kegiatan bintek ,Dalam forum rapat semua pihak panitia Pilkades tidak mau lagi direpotkan dengan urusan cetak kotak suara dan kartu surat suara sehingga diputuskan kala itu untuk pihak PMDes sebagai Fasilitator, Terangnya. 
 
” Sehingga dari situ kami menghubungi pihak percetakan negara di Ambon .berangkat dari situ .Kami pertemukan pihak percetakan negara dengan Pihak panitia Pilkades 41 desa  kantor dinas PMDes . 
 
” Disitu kami persilakan pihak Panitia berbicara langsung sama pihak percetakan Negara ,Yani ( pimpinan ) tentang biaya percetakan dan sama menyetujui Biaya cetak kartu surat suara Rp ,4000 / Lembar .kemudian terjadi penandatanganan kontrak dikedua pihak , Papar  Efendi . 
 
” Nah ,Saat itu langsung kami serahkan dana iogistik dana hibah ke masing- masing panitia dengan utuh seterusnya dana hibah tadi diserahkan ke pihak percetakan, Urai Efendi ,S,Sos . 
 
” Dana itu tidak kami kelola. Bukti surat penandatanganan berita acara maupun bukti penyerahan dana hibah ke setiap panitia Pilkades maupun penandatanganan bersama Antara panitia dan percetakan ada pada kami . 
 
” Apabila kami tidak ambil tawaran dari panitia kala itu bisa dibayangkan seperti apa nanti logistik  bila penanganannya masing – masing  panitia  
 
Kami hanya ingin menunaikan tugas dan tanggung jawab yang diamanahkan ke kami tidak ada yang lain . Saya akan jelaskan dan buka-bukaan apabila ada ketidak puasaan dari pihak tertentu nanti, Tantang  Efendi. 
 
Ketua panitia Pilkades Desa Dava kecamatan Waelata ,Hamja Leku kepada media ini saat dimintai konfirmasi melalui via telpoin Selulernya , Kamis ,1/12/2022. 
” Kami panitia Pilkades 41 desa se-kabupaten Buru  ,Pada November 2022 diundang oleh dinas PMDes guna membicarakan kesiapan panitia mengenai logistik Kotak suara dan Kartu surat suara dan kami semua dalam rapat putuskan kotak suara dan Kartu surat suara ditangani Pihak PMD kemudian kesiapan  kebutuhan kacil – kacil biar kami  panitia sendiri menanganinya . Ungkapnya 
 
Namun dirinya tidak menyebutkan pertemuan dengan pihak percetakan negara tapi pertemuan hanya dengan pihak PMDes , Ia pun tidak ingat nama dan jabatan pengawai PMDes dalam rapat kemarin Saya hanya isi Absen itu 
yang saya ingat . 
 
” Tidak semua panitia Pilkades hadir dari Empat Puluh satu desa dalam pertemuan tersebut dan seingatnya yang hadir ada  sekitar 15 perwakilan panitia saja . Tandas ,Hamja . 
 
Hamja juga membenarkan ada honor kepala desa dan ketua BPD didalam anggaran panitia 40 juta sekian dari ADD desa TA 2022. Alasannya keduanya memiliki kewenangan sebagai penanggung Jawab Pilkades dan pengawas Pilkades walaupun namanya tidak ada dalam SK panitia .Ungkapnya. 
 
Kepala inpektorat kabupaten Buru,Sugeng Widodo dikonfirmasi  lewat akun WhatsApp oleh media ini  , Kamis, 1/12/2022.Tentang Dana panitia dari ADD ada honor kepala desa ,ketua BPD dan Staf desa ,,SUGENG WIDODO singkat menjawab nanti saya lihat dulu ,ketemuan baru saya jelaskan, Ajak Sugeng . Liputan Tamrin Hehanussa . 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

About master

Check Also

Rapat Paripurna DPRD Kota Bandung Tetapkan Perda Bank Perekonomian Rakyat

Rapat Paripurna DPRD Kota Bandung Tetapkan Perda Bank Perekonomian Rakyat Bandung, korantekad.id – DPRD Kota Bandung …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *