Sat Reskrim polres Pelalawan berhasil tangkap pembunuh anak remaja pangkalan kerinci

 

(Keterangan photo, Kapolres Pelalawan, AKBP Indra Wijatmiko, didampingi kasat Reskrim dan Humas polres Pelalawan)

Kabupaten Pelalawan, Koran Tekad-Berkat kerja keras dan kesigapan satreskrim polres Pelalawan, korban pembunuhan pelajar salah satu sekolah dipangkalan kerinci SMPN , (int, 16 tahun), dapat terungkap. Remaja yang bernasib malang ini merupakan warga pangkalan kerinci, kabupaten Pelalawan, Riau.

Berita ini sudah mencuri perhatian masyarakat, khususnya masyarakat pangkalan kerinci. Pasalnya, remaja ini sejak dinyatakan hilang membuat warga pangkalan kerinci , kabupaten Pelalawan, Riau, gempar. Apalagi setelah ditemukannya mayat seorang perempuan  pada hari Kamis, 11/02/2021 dilokasi, simpang Bunut km 03, sekitar pukul 13.30 wib, yang ternyata setelah diteliti, adalah siswi yang sebelumnya dikabarkan hilang.

(Itn) dikabarkan hilang, setelah sebelumnya, ijin pergi ke sekolah untuk menyelesaikan tugas sekolah yang belum tuntas ( remedial sekolah), pada Senin, 08/02/2021. Sejak kepergian (itn) itu, ianya tidak kembali kerumahnya sampai ditemukan telah menjadi mayat.

Hanya butuh waktu sekitar delapan hari, sejak ditemukan mayat intan pada Kamis 11/02/2021, satreskrim polres Pelalawan melalui kerja keras dari seluruh personelnya, berhasil mengungkap pelaku pembunuh intan, pada hari Jumat, 19)02/2021 sekitar jam 10 pagi di pangkalan kerinci.

Kapolres Pelalawan AKBP, Indra wijatmiko, melalui kasat Reskrim polres Pelalawan, dalam konferensi pers, Sabtu, 20/02/2021. AKP Ario damar, SH, kepada wartawan mengatakan, ” pelaku pembunuh anak masih dibawah umur, pelaku dapat kita tangkap, setelah kita melihat hasil cctv masyarakat, yang melihat korban turun dari mobil dan masuk kembali kedalam mobil yang ternyata mobil pelaku”, imbuhnya.

Ario damar juga mengutarakan, hasil pemeriksaan kepada pelaku, ” pelaku saat itu panik, saat mendengar korban meminta pertanggungjawaban kepada pelaku”.

Ditanyakan, pertanggungjawaban yang dimaksud korban kepada Pelaku, Ario mengatakan tidak dapat menjawab, karena katanya tidak ada pemeriksaan terhadap korban. ” Kami tidak dapat menjawab, karena tidak ada pemeriksaan terhadap korban”, sebutnya.

Kembali, Ario menjelaskan, bahwa pelaku seorang diri, “dalam pembunuhan ini, dilakukan seorang diri, dan kematian korban disebabkan dicekik oleh pelaku” terang Ario.

Mantan kasat Reskrim polres kepulauan Meranti ini juga mengemukakan, “antara pelaku dan korban sudah saling mengenal sebelumnya, tidak benar ada penculikan, seperti ada dalam pemberitaan sebelumnya” pungkasnya.

Sebelumnya, kasat Reskrim polres Pelalawan ini enggan menyebutkan inisial pelaku dan umur pelaku serta alamat pelaku, dikarenakan pelaku merupakan anak dibawah umur.

Informasi yang ditelusuri dari lingkup polres Pelalawan, pelaku berinisial (A), 17 tahun, warga pangkalan kerinci, kabupaten Pelalawan, Riau.

(Richard Simanjuntak).

About master

Check Also

Seleksi Sekolah Bintara Polri 2027 di Polda Maluku, 18 Peserta Lulus Tes Psikologi

Ambon.korantekad.id  – Sebanyak 18 dari 30 peserta seleksi Sekolah Bintara Polri (SBP) Tahun Anggaran 2027 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *