Ambon.korantekad.id — Seluruh delapan anak buah kapal (ABK) KLM Teluk Bara berhasil ditemukan dalam keadaan selamat setelah kapal yang mereka tumpangi tenggelam di perairan Tanjung Alang, Kabupaten Maluku Tengah, Sabtu (18/7/2026). Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Ambon resmi menutup Operasi SAR setelah seluruh korban berhasil dievakuasi dan diserahkan kepada keluarga.
Peristiwa tersebut pertama kali dilaporkan masyarakat bernama Isjon Siwalete kepada Basarnas Ambon pada pukul 07.35 WIT. Dalam laporannya disebutkan, sekitar pukul 07.00 WIT terlihat sebuah kapal tenggelam di sekitar perairan Tanjung Alang pada koordinat 3°47’3.39″S dan 127°59’40.85″E atau sekitar 16 mil laut arah barat daya dari Dermaga BRIN Ambon.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue Basarnas Ambon diberangkatkan menggunakan Rescue Boat (RBB) pada pukul 07.50 WIT menuju lokasi kejadian. Tim tiba di lokasi pencarian sekitar pukul 09.00 WIT dan segera melakukan penyisiran di sekitar lokasi tenggelamnya kapal.
Dalam perkembangan operasi, KN SAR 235 Abimanyu turut dikerahkan menuju lokasi pencarian pada pukul 10.50 WIT. Namun, empat menit kemudian, RBB Basarnas terpaksa kembali ke Dermaga BRIN Ambon akibat kondisi cuaca yang memburuk dengan kecepatan angin mencapai 16–31 knot dan tinggi gelombang berkisar antara 1,25 hingga 2,5 meter.
Di tengah proses pencarian, informasi penting diterima dari Search and Rescue Unit (SRU) darat yang berada di Desa Alang. Tim memperoleh laporan bahwa sekitar pukul 10.00 WIT terlihat sebuah kapal yacht berhenti di sekitar lokasi kejadian sebelum melanjutkan pelayaran menuju Pelabuhan Ambon.
Informasi tersebut segera ditindaklanjuti. Pada pukul 11.26 WIT, Tim Rescue Basarnas berhasil menemukan Kapal Yacht Salty Dogz berbendera Selandia Baru yang ternyata telah lebih dahulu mengevakuasi seluruh korban KLM Teluk Bara. Seluruh korban yang berjumlah delapan orang berada dalam kondisi selamat sebelum dipindahkan ke RBB Basarnas.
“Seluruh korban KLM Teluk Bara yang berjumlah delapan orang ditemukan dalam keadaan selamat di atas Kapal Yacht Salty Dogz dan selanjutnya dievakuasi ke RBB Kansar Ambon,” ungkap. Basarnas Ambon dalam laporan operasi SAR.
Selanjutnya, pada pukul 11.40 WIT seluruh korban dipindahkan dari RBB ke KN SAR 235 Abimanyu untuk dibawa menuju Dermaga BRIN Ambon. Sekitar pukul 12.24 WIT, kapal SAR bersama seluruh korban tiba dengan selamat dan para korban langsung diserahkan kepada keluarga masing-masing.
Dengan seluruh korban berhasil ditemukan dalam kondisi selamat, Basarnas Ambon menyatakan Operasi SAR resmi ditutup pada pukul 13.00 WIT. Seluruh unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing setelah operasi dinyatakan selesai.
Adapun delapan korban selamat masing-masing adalah Arifin Limau (50) selaku nakhoda, Sukarti Facey (34), Darmanto (21), Anto (20), Riswan (29), La Suherman (33), Iki (35), dan La Jumadi (31). Operasi SAR melibatkan personel Basarnas Ambon, ABK KN SAR 235 Abimanyu, Polsek Leitimur Barat, Polsek Pelabuhan Yos Sudarso Ambon, KSOP Ambon, awak Kapal Yacht Salty Dogz, serta keluarga korban dengan dukungan KN SAR 235 Abimanyu, RBB Basarnas Ambon, kapal yacht, kendaraan personel, dan peralatan pendukung lainnya.(Ati)
korantekad.id Koran Tekad Online

