Ambon.korantekad.id. Tingginya Kasus Covid-19, Provinsi Maluku diakibatkan pelaku perjalanan dalam negeri sehingga akan diperketat Pintu Masuk.Penegasan ini disampaikan Ketus pelaksanaan Harian Satuan Tuyas penanangan Covid-19 Provinsi Maluku Sadali Ie yang juga Plt .Sekda Maluku kepada wartawan Kamis, 3 Februari 2022 di Kantor Gubernur Maluku

Dijelaskan Sadali, peningkatan covid-19 di Maluku khususnya di Kota Ambon, dibawa pendatang dari luar. Olehnya itu, kita telah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk melakukan pengetatan di pintu masuk dari pelaku perjalanan bukan hanya di Kota Ambon namun 7 kabupaten kota lainnya di Maluku juga alami kenaikan.disebabkan oleh pelaku perjalanan dalam negeri .
Untuk itu, Sadali meminta agar dalam pendataan dan penanganan pasien terkonfirmasi di pisah yakni yang telah menjalani vaksin dua kali, satu kali atau belum sama sekali. Kemudian dilihat dari sisi kesehatan, jika Trombosit (thrombocyte concentrates/TC) rendah atau penularan tinggi maka menjalani isolasi terpusat, sedangkan TC tinggi berarti menjalani isolasi mandiri, namun harus memenuhi persyaratan yang ditentukan.” Pintahnya
Lanjutnya ,untuk pasien isolasi mandiri apakah rumah itu layak atau tidak. Jika tidak layak, maka harus menjalani isolasi terpusat.Dan sampai saat ini ,walaupun terjadi peningkatan kasus belum ditemukan adanya varian baru omicron .Tapi.swab dari pasien konfirmasi telah dikirim ke Jakarta untuk memastikan hal tersebut
Dengan demikian untuk pencegahan Covid-19 terhadap klaster perkantoran, pihaknya akan melakukan rapid antingen,dan Swab kepada seluruh pegawai lingkup pemeriintah Provinsi Maluku.Dan kepada masyarakat di himbau agar selalu menerapkan protokol Kesehatan ” himbaunya ( Ati )
korantekad.id Koran Tekad Online

