
JAMBI (korantekad.id) – Gubernur Jambi Al Haris bersama Wali Kota Jambi Maulana dan Wakil Wali Kota Diza meninjau warga terdampak banjir di sejumlah lokasi, di antaranya yakni Kelurahan Legok dan Kecamatan Pelayangan, Kota Jambi, Senin (17/3/2025).
Gubernur Jambi Al Haris juga mengingatkan warga Kota Jambi untuk tetap mewaspadai banjir akibat luapan Sungai Batanghari guna menekan risiko bencana tersebut, “Ibu-ibu tetap waspada, kalau rumahnya terendam ngungsi dulu, sebab tinggal di situ kondisi lingkungan juga tidak sehat,” ujarnya.
Saat ini, tujuh kecamatan di Kota Jambi terendam banjir, yakni Jambi Timur, Danau Sipin, Danau Teluk, Telanaipura, Pelayangan, Pasar Jambi, dan Paal Merah. Pada kesempatan itu, ia juga menyerahkan bantuan kepada warga terdampak banjir akibat luapan Sungai Batanghari berupa paket sembako yang dilangsungkan di Aula Kantor Camat Jambi Timur dan Kelurahan Penyengat Rendah Kecamatan Telanaipura.

Ia meminta warga yang rumahnya terendam banjir atau tinggal di daerah rawan banjir untuk tetap waspada bencana, terutama saat malam hari. Mereka juga harus selalu memperhatikan aktivitas anak-anak di daerah banjir, “Perhatikan anak-anak kito jangan biarkan saja main air. Nanti malah jadi musibah baru, jadi tetap waspada. Mudahan ini cepat surut,” kata Al Haris.
Selama banjir, tercatat tiga korban meninggal dunia, 46 rumah, 1.239 kepala keluarga (KK) atau 4.621 jiwa terdampak musibah itu. Dirinya juga menekankan komitmen pemerintah provinsi Jambi untuk terus mendukung pemerintah kota Jambi dalam upayanya menangani warga terdampak bencana banjir.
“Kota Jambi ini sangat dekat dengan pesisir Sungai Batanghari dan beberapa sungai kecil seperti Sungai Asam dan Danau Sipin. Maka, ketika curah hujan tinggi, luapan dari Sungai Batanghari pasti akan mempengaruhi kondisi di kota ini setiap tahunnya,” tekannya.
“Kami Pemerintah Provinsi memiliki tugas untuk membantu semua Kepala Daerah se-Provinsi Jambi untuk selalu hadir langsung di lapangan guna memastikan warga yang terdampak mendapatkan bantuan sesuai yang dibutuhkan,” pungkasnya.
Tinjauan pimpinan kedua pemerintahan daerah itu menunjukkan komitmen bersama untuk berkolaborasi dan bersinergi guna memastikan keselamatan, kebutuhan dasar serta layanan kesehatan warga terdampak banjir dapat terpenuhi.
(*Ha.Trian*)
korantekad.id Koran Tekad Online

