
JAMBI,Muara jambi (korantekad.id) -Beberapa tahun lamanya, remaja 12 tahun masih sekolah SD asal kota Jambi kecamatan Pall merah luka yang tak terlihat. Bukan oleh orang asing, tapi oleh ayah sambung nya sendiri.
Rahasia kelam itu akhirnya terbongkar ketika ia tak lagi sanggup menahan trauma dan memilih jujur kepada sang ibu dan membuka tabir kekerasan yang selama ini tersembunyi di balik dinding rumah.
Informasi yang dihimpun, korban memberanikan diri membongkar kelakuan bejat sang ayah sambung nya berinisial (LK) setelah memasuki usia 12 tahun. Sang ayah yang seharusnya menjadi tempat perlindungan, malah justru membuatnya mengalami trauma berat sejak korban berusia 6 tahu
Baru kelas enam SD
Setelah lima menit melakukan pencabulan tersebut, korban hanya bisa menangis karena kecewa terhadap ayah sambung nya . Selama ini, korban menganggap ayahnya seseorang yang bisa memberikan rasa aman dan melindunginya, malah menjadi predator yang tega melakukan aksi tersebut.
Selama empat tahun hingga Mei 2025, korban kerap melayani nafsu bejat ayah kandungnya sekali dalam sebulan. Sampai saat ini korban berusia 12 tahun, ia pun memberanikan diri menceritakan perbuatan ayahnya kepada ibu kandungnya yang juga tinggal di wilayah Kecamatan Kumpeh ulu.
Mendapat curhatan anaknya, ibu kandung korban pun tak terima dan melaporkan kejadian tersebut ke Polrestabes kota jambi dan kemudian besok pagi akan diadakan pisum terhadap korban (N)
“Iya benar, ibu korban yang melaporkan setelah mendapat curhatan dari anaknya,” kata supri Selasa (11/11/2025) ~AN
(*Ha.Trian*)
korantekad.id Koran Tekad Online

