Ambon.korantekad.id – Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon Maluku kembali memperluas jejaring kerja sama internasional melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan G-Mango Inc, perusahaan teknologi kesehatan yang berbasis di Delaware, Amerika Serikat. Kesepakatan tersebut ditandatangani di Ruang Rapat Rektor Universitas Pattimura, Senin (22/6), sebagai bagian dari upaya memperkuat pengembangan pendidikan, penelitian, inovasi, dan transformasi digital di bidang kesehatan.
Kerja sama tersebut berfokus pada pengembangan teknologi kesehatan berbasis kecerdasan artifisial atau Artificial Intelligence (AI) yang diharapkan mampu memberikan solusi bagi berbagai tantangan layanan kesehatan, khususnya di Maluku dan kawasan Indonesia Timur. G-Mango Inc diketahui bergerak di bidang HealthTech, pengembangan perangkat lunak kesehatan, serta teknologi AI yang mendukung sistem layanan kesehatan modern.
Rektor Universitas Pattimura, Fredy Leiwakabessy, menegaskan bahwa kolaborasi tersebut merupakan langkah strategis dalam menghadirkan inovasi teknologi yang berdampak langsung bagi masyarakat. Menurutnya, pemanfaatan AI akan membuka peluang baru dalam meningkatkan akses informasi kesehatan serta memperkuat sistem layanan medis berbasis data.
“Kerja sama ini diharapkan dapat membantu masyarakat, terutama di Maluku dan kawasan Indonesia Timur. G-Mango akan mengembangkan sistem berbasis AI yang dapat mendukung proses komunikasi dan analisis data kesehatan sehingga masyarakat memperoleh akses informasi kesehatan yang lebih baik,” tegasnya
Ia menjelaskan, teknologi yang dikembangkan nantinya memungkinkan pemanfaatan data kesehatan secara lebih komprehensif melalui proses analisis dan perbandingan yang didukung kecerdasan artifisial. Sistem tersebut diharapkan mampu memberikan rekomendasi awal terkait kondisi kesehatan pengguna sekaligus membantu mengarahkan masyarakat untuk memperoleh layanan medis yang sesuai.
“Dengan dukungan kecerdasan artifisial, masyarakat dapat memperoleh rekomendasi awal terkait kondisi kesehatan yang dialami serta langkah-langkah yang dapat ditempuh untuk mendapatkan penanganan medis yang tepat,”jelas Leiwakabessy.
Menurutnya, kerja sama tersebut juga menjadi bagian dari komitmen Universitas Pattimura dalam mendukung transformasi digital sektor kesehatan melalui riset, inovasi, dan pengembangan teknologi yang memiliki manfaat nyata bagi masyarakat luas. Selain meningkatkan kualitas layanan kesehatan, kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat literasi kesehatan masyarakat dan memperluas akses terhadap konsultasi kesehatan yang berkualitas.
Sementara itu, CEO G-Mango Inc, Celine Wren, menjelaskan bahwa pihaknya memperkenalkan sistem medis berbasis AI bernama G-Mangle AI yang dirancang untuk mendukung layanan kesehatan modern melalui pemanfaatan data dan infrastruktur digital. Teknologi tersebut dikembangkan untuk membantu proses analisis kesehatan secara lebih cepat, efektif, dan terintegrasi.
“Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan sistem medis berbasis kecerdasan buatan G-Mangle AI yang dirancang untuk mendukung layanan kesehatan modern berbasis data dan infrastruktur digital,”ungkapnya
Celine mengungkapkan bahwa Indonesia dipilih sebagai negara pertama untuk implementasi teknologi tersebut, sementara Kota Ambon ditetapkan sebagai pilot city atau kota percontohan dalam tahap uji coba. Keputusan itu didasarkan pada potensi besar Indonesia dalam pengembangan teknologi kesehatan yang didukung jumlah penduduk yang besar serta kebutuhan transformasi layanan kesehatan digital yang terus meningkat.
“Indonesia menjadi negara pertama implementasi, dan Ambon ditetapkan sebagai pilot city untuk uji coba sistem ini. Kami melihat Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan teknologi kesehatan,” ungkapnya
Selain implementasi teknologi, G-Mango Inc juga berencana memperluas kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi di Indonesia untuk mendukung riset, pengembangan, dan inovasi AI di sektor kesehatan. Langkah tersebut dinilai penting untuk membangun ekosistem teknologi kesehatan yang berkelanjutan sekaligus mendorong peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang digital dan kesehatan.
Penandatanganan MoU antara Universitas Pattimura dan G-Mango Inc menjadi tonggak penting dalam penguatan kolaborasi internasional yang menghubungkan dunia pendidikan tinggi dengan industri teknologi global. Melalui sinergi ini, Ambon dan Maluku berpeluang menjadi salah satu pusat pengembangan inovasi kesehatan digital di Indonesia Timur, sekaligus membuka akses lebih luas terhadap layanan kesehatan yang modern, inklusif, dan berbasis teknologi.(Ati)
korantekad.id Koran Tekad Online

