Unpatti Ambon Maluku Mitra Realisasi Gerakan 1000 Start UP Digital Tahun 2021
Ambon.korantekad.id. Universitas Pattimura ( Unpatti ) Ambon salah satu mitra kerja upaya merealisasi 1000 Start Up Digital tahun 2021 dan ini merupakan pertama di Provinsi Maluku khususnya kota Ambon.

Rektor Unpatti Ambon Prof. M.J Saptenno, sangat mengapresiasi rencana sosialisasi gerakan 1000 Startup Digital pada Universitas Pattimura.
Menurutnya ,Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi terus mendorong agar 80% lulusan universitas dalam kurun waktu 6 bulan setelah lulus harus mampu memperoleh pekerjaan. Kadang-kadang pengertian ‘kerja’ bagi para lulusan ini adalah berkerja disektor swasta maupun pemerintahan, walaupun dengan upah yang tidak terlalu besar. Padahal kalau kita melihat menjadi startup adalah suatu aktivitas yang bisa menumbuhkan inovasi-inovasi serta kreatifitas dan mendatangkan keuntungan, dan ini yang harus digagas dan dikembangkan kedepan,” ungkapnya .
Dikatakan Rektor , ke depan pihaknya akan berupaya agar mahasiswa maupun alumni diberdayakan agar timbul kesadaran dan pemahaman bahwa teknologi harus dimanfaatkan untuk mendapatkan peluang kerja, sekaligus sebagai bentuk implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka melalui diperlukan sinergitas semua pihak.” Ujarnya
Dalam kesempatan yang sama ,
Dr. Ir. Bonifasius Wahyu Pudjianto M.Eng (Direktur ) menyampaikan,Pemberdayaan Informatika Kominfo RI) menjelaskan,1000 Startup adalah upaya bahu membahu oleh penggerak ekosistem startup di seluruh Indonesia, Kominfo memfasilitasi agar tumbuh dan berkembang para Teknopreneur di seluruh Indonesia, dimulai dari Universitas, Komunitas, dan juga para penggerak dibidang Startup.Dan berupaya untuk mengkoneksikan agar para pencetus Teknopreneur itu, dapat memiliki ruang saling berbagi mendapatkan informasi dan masukan dari para mentor.Dan harus membangun sartup sebagai upaya memecahkan masalah,untuk itu, diharapkan para mahasiswa yang kelak lulus dari Universitas bukan sebagai pencari kerja tetapi sebagai pembangun solusi dan pencipta lapangan kerja, khususnya di Ambon.” terangnya saat virtual berlangsung, Jumat (23/07/21).
Melalui audensi yang dilaksanakan secara virtual, Regional Project Office 1000 Startup Digital, M. Ikhsan Tualeka dan Elvialiana Y. Watopa, menjelaskan over view dan rencana pelaksanaan sosialisasi gerakan 1000 Startup Digital kepada mahasiswa Unpatti nantinya digelar berbentuk seminar secara daring dan diharapkan mahasiswa mampu memahami sekaligus menjadi bagian dari gerakan ini. Dan target yang ingin dicapai ada pada bidang agrikultur, kesehatan, pendidikan, pariwisata,logitik dan maritim. Mahasiswa Unpatti diharapkan bisa menjadi pioner lahirnya star up digital yang mumpuni di Maluku,” Ungkapnya Tualeka
Selain itu, DR. R.A. AISAH ASNAWI, S.E., M.Si.(Dosen FEB UNPATTI Ambon) dalam kehadirannya juga ,menyelaskan ,terkait dengan kegiatan Star Up kepada seluruh para tamu yang hadir dalam pembahasan gerakan 1.000 Start-Up Digital yang nantinya dilakukan di Maluku memiliki dua pemahaman yakni Start UP sebagai UMKM awal, Kedua Start UP sebagai sesuatu yang terintegrasi dengan digital untuk system pemasaran, marketing, networking.” Paparnya
Asnawi juga merincikan, untuk meraih peluang saat ini, harus merubah mindset, karena setiap tahun punya banyak sekali pengangguran berpendidikan yang tidak terserap. Mahasiswa tidak bisa sebagai pencari kerja tetapi sebagai pencipta lapangan kerja bahkan dimulai dari saat mereka kuliah. Merubah tantangan menjadi peluang adalah harapan dimsa pandemic ini bagi generasi muda memanfaatkan Start Up sebagai peluang.Dan Febe Binnendyk dan Raymond Unmehopa (Founder PIGI PASAR)
Ide atau konsep PIGI PASAR dengan Tag Line Bring Market To Your Kitchen (membawa pasar ke dapur) dimulai tahun 2019, akhirnya dilaksanakan pada 25 April Tahun 2020 dengan modal Rp. 200 ribu , dimentori dari Satrt UP dari luar dan Bank Indonesia. Omzet per Tahun Rp. 500 Juta dengan pelanggan Kurang Lebih 200, 8 ( Ati ).
korantekad.id Koran Tekad Online

