Wabup Tanjab Barat dan Kadis Pendidikan Hadiri Pra Penilaian Kinerja Penurunan Stunting Provinsi Jambi
Jambi, Korantekad id — Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat) menunjukkan komitmennya dalam percepatan penanganan stunting. Bertempat di Ruang Sepucuk Jambi Sembilan Lurah, Bappeda Provinsi Jambi, Kamis (26/6), Wakil Bupati Tanjab Barat, Dr. H. Katamso SA, SE, ME, didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, H. Dahlan, S.Sos., M.M, menghadiri acara Pra Penilaian Kinerja Upaya Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten/Kota se-Provinsi Jambi Tahun 2025.
Dalam kegiatan yang digelar oleh Tim Penilai BKKBN Provinsi Jambi tersebut, Wabup Katamso selaku Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Tanjab Barat memaparkan berbagai strategi yang telah dan akan dijalankan untuk menurunkan angka stunting di daerahnya.
“Stunting menjadi fokus perhatian serius Bupati Tanjab Barat bersama seluruh jajaran. Alhamdulillah, berkat kerja sama lintas sektor, angka stunting di Tanjab Barat berhasil ditekan dari 14,1 persen pada 2023 menjadi hanya 7 persen di 2024,” jelas Katamso di hadapan Tim Penilai.
Ia menjabarkan, penurunan stunting di Tanjab Barat dilakukan melalui beragam program kolaboratif. Mulai dari budidaya bibit ikan dan bantuan keramba melalui Dinas Perikanan, Program Dapur Sehat dan Forum Genre oleh Dinas P3AP2KB, hingga penguatan peran Posyandu oleh Dinas Kesehatan. Baznas Tanjab Barat juga turut mendukung melalui bantuan langsung untuk keluarga berisiko stunting.
Tak hanya itu, Pemkab juga rutin menggelar Safari Subuh dan Safari Jumat setiap pekan. Melalui kegiatan tersebut, bantuan sembako, susu untuk ibu hamil dan menyusui, serta edukasi kesehatan disalurkan langsung ke masyarakat.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tanjab Barat, H. Dahlan, S.Sos., M.M, yang turut mendampingi Wabup, menegaskan komitmennya dalam mendukung edukasi stunting, terutama melalui sekolah dan PAUD.
“Pencegahan stunting juga erat kaitannya dengan pendidikan. Kami siap bersinergi dengan lintas sektor agar pemahaman gizi dan pola asuh sehat bisa diterapkan sejak dini di lingkungan keluarga,” ujarnya singkat.
Turut hadir mendampingi dalam kegiatan tersebut, sejumlah Kepala OPD terkait di antaranya Kepala Dinas P3AP2KB, Kadis PMD, Kadis Tanaman Pangan dan Hortikultura, Kominfo, Kadis Ketahanan Pangan, Plt. Kadis Sosial, perwakilan Dinas Perikanan, Dinas Perkim, Dinas Kesehatan, Dinas PU, Bappeda, Camat Muara Papalik dan Camat Tungkal Ilir, serta perwakilan Tim Penggerak PKK Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
Dengan sinergi lintas sektor, Pemkab Tanjab Barat optimistis target penurunan angka stunting bisa terus tercapai demi mewujudkan generasi masa depan yang lebih sehat dan berkualitas.(MP)
korantekad.id Koran Tekad Online

