4 TAHUN LAMANYA ” SATU WARGA KEL.AMANTELU BATU MERAH KEC.SIRIMAU KOTA AMBON MALUKU RUMAH RUSAK AKIBAT LONGSOR ” JADI PERHATIAN KOMISI III DPRD PROMAL

4 Tahun Lamanya  ” Satu  Warga Kel.Amantelu Batu Merah Kota Ambon Rumah Rusak Akibat Longsor  ” Jadi Perhatian  Komisi III DPRD Promal
Ambon.korantekad.id. Pantauan tim investigasi ,dilapangan .di Rt.OO2 .RW.OO2  keluarahan Amantelu Batu Merah Kecamatan Sirimau ada satu rumah warga milik keluarga Helmi tertimpa longsor kurang lebih hampir 4 tahun yakni 2019 – 2021  hingga saat ini tidak ada perhatian pemerintah.baik DPRD , Bencana Alam ,Balai sungai
Pasalnya saat itu ,akibat hujan lebat mengakibatkan longsor pada tiga rumah.dan paling parahnya pada rumah mikik Keluarga Helmi anaknya  menjadi korban longsor saat itu berusia  11 tahun ,tertutup tanah sebatas leher cepat tertolong warga kemudian membawa ke rumah sakit bayangkara tantui Ambon bukan saja itu,  bagian belakang rumah dan kamar keluarga hancur .pada kamar tersebut  nampak ada pohon besar terletak diatas sebuah kasur spont tempat tidur dan   berlumpuran tanah yang sudah kering dan tembus pandang menghadap hutan belantara dibelakang rumahnya  sampai berita ini di terbitkan , puing- puing kayu belum di bersihkan pemilik rumah .karena masih trauma dan takut terjadi longsor susulan .Helmi dan satu istri dan empat anak tetap tinggal dirumah tidur di ruang tamu yang tidak terkena longsor .namun saat ini, jika hujan deras mereka  nginap sementara di rumah keluarga di kebun cengke .kemudian kembali lagi jika hujan redah . berharap pihak pemerintah agar dapat  membangun talud dan lainya agar bisa hidup tenang .
Ibu Pia   salah satu korban rumah  longsor yang dikonfermasi tim media Rabu,26 – 5 – 2021 di kediamannya  menyampaikan,  bahwa kami sudah empat tahun hidup dengan rumah seperti ini, dapur terbuka ,tidur jadi satu ruang tamu padahal hal ini ,wali kota sudah tahu bahkan  pernah beri bantuan saat anaknya berada di rumah sakit bayangkara selain itu ada  banyak yang datang foto- foto dan tidak tahu untuk apa.sehingga dirinya berharap kalau bisa pemerintah melihat membangun talud ataukah bantu tripleks dan kayu untuk bangun rumah darurat ” harapannya
Helmi suami Pia juga ditemui tim ,media menyampaikan sebenarnya dirinya sudah kesal dengan adanya orang- orang dari mana yang kami tidak tahu ,datang hanya foto- foto doang dan mau menjanjikan bantuan datang namun nyatanya nihil. Oleh karena kehadiran wartawan ,dirinya merasa senang mungkin bisa menyuarakan keluhannya .sehingga  dirinya  hanya  mengharapkan pihak terkait DPRD ,Bencana Alam,Balai sungai  dapat membatu sarana dan prasarana terutama pembangunan Talud dan lainya .agar hidupnya dan keluarga tenang.
Terkait dengan hal tersebut, Anggota  komisi III DPRD Provinsi Ayu Hasanusi merespon itu,dan sudah  melaporkan hal tersebut, kepada   ketua Komisi III Richard Rahakabauw sehingga direncana  bersama Mitra kerja yakni pihak  Bencana Alam ,PUPR dan balai Sungai akan tinjau lokasi  mulai dari tanggal 26 hingga 27 Mei namun kondisi saat itu hujan deras dan ada kegiatan paripurna yang tidak bisa ditinggalkan ,maka rencana gagal .namun komisi tetap akan berusaha  memasukan persoalan tersebut pada pembahasannya  untuk di anggarkan pada ABPD nanti .” Ungkap wakil Ketua Komisi III DPRD Maluku Hatta Hehanussa  Kamis ,27-5-2021 di kantor DPRD Provinsi Maluku di karangpanjang Ambon Maluku ( Ati ).

About master

Check Also

Seleksi Sekolah Bintara Polri 2027 di Polda Maluku, 18 Peserta Lulus Tes Psikologi

Ambon.korantekad.id  – Sebanyak 18 dari 30 peserta seleksi Sekolah Bintara Polri (SBP) Tahun Anggaran 2027 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *