AWaSI Jambi Kepung Dinas Pendidikan Tanjab Timur, Kabid SMP Diminta Mundur Diduga Terlibat Proyek DAK Bermasalah

JAMBI,TANJUNG JABUNG TIMUR (korantekad.id)  – Dugaan penyimpangan Dana Alokasi Khusus (DAK) di Dinas Pendidikan Kabupaten Tanjung Jabung Timur semakin menguat setelah Aliansi Wartawan Siber Indonesia (AWaSI) Provinsi Jambi menggelar aksi unjuk rasa di kantor dinas tersebut pada Jumat (23/01/2026). Massa menuntut Kepala Bidang SMP, Joko Purnomo, segera mengundurkan diri guna memfasilitasi penegakan hukum yang objektif dan mencegah upaya penghilangan bukti.

Aksi yang dilakukan dengan tertib ini merupakan bentuk kontrol sosial yang dilindungi UU Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum. AWaSI menyebut beberapa proyek DAK yang disorot, antara lain rehabilitasi ruang kelas SMPN 07 Tahun 2022 (Rp3,008 miliar), rehabilitasi gedung SMPN 11 Tahun 2024 (Rp2,5 miliar), pembangunan laboratorium komputer SMPN 11 (Rp618 juta), dan pengadaan mebeler SMP Tahun 2022 (Rp897,7 juta).

Berdasarkan investigasi lapangan, penelusuran data, dan kajian dokumen, proyek-proyek tersebut diduga tidak sesuai spesifikasi teknis dan kontrak, berpotensi menimbulkan kerugian negara serta menunjukkan lemahnya pengawasan internal. AWaSI juga mempersiapkan aksi lanjutan ke Kantor Bupati untuk mendesak evaluasi total terhadap Bidang SMP dan pencopotan pejabat terkait jika dugaan terbukti. Mereka menegaskan bahwa anggaran pendidikan harus dikelola transparan dan akuntabel demi hak peserta didik.

(*Ha.Trian*)

About HERCAPA TRIAN

Check Also

Rapat Paripurna DPRD Kota Bandung Tetapkan Perda Bank Perekonomian Rakyat

Rapat Paripurna DPRD Kota Bandung Tetapkan Perda Bank Perekonomian Rakyat Bandung, korantekad.id – DPRD Kota Bandung …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *