Ambon.korantekad.id. — Warga di sekitar kawasan Jembatan Merah Putih ( JMP) Kota Ambon dikejutkan dengan temuan seorang bayi laki-laki yang diduga dibuang oleh orang tuanya, Selasa siang (7/10/2026). Bayi tersebut dilaporkan ditemukan di bawah kawasan JMP sekitar pukul 13.50 WIT dan disebut masih dalam kondisi memiliki ari-ari.
Informasi mengenai temuan tersebut pertama kali beredar melalui unggahan salah satu akun Facebook pribadi (RM) pada Selasa siang. Unggahan itu menyebut adanya penemuan bayi laki-laki di bawah JMP Ambon dan mengabarkan bahwa pihak kepolisian telah datang ke lokasi.
Menurut informasi yang disampaikan warga dalam unggahan tersebut bayi ditemukan dalam kondisi masih dengan ari-ari. Namun, hingga berita ini ditulis, kondisi bayi belum dapat dipastikan secara independen, termasuk apakah bayi masih hidup atau telah meninggal dunia.
“Bayi laki-laki masih dengan ari-ari dan belum tahu bayi tersebut masih hidup atau meninggal dunia,”ungkap.salah satu warga
Tidak lama setelah informasi penemuan tersebut beredar, pihak kepolisian disebut telah mengamankan bayi dari lokasi. Langkah tersebut menjadi bagian penting dalam penanganan awal, baik untuk memastikan kondisi medis bayi maupun mengamankan lokasi dan barang bukti yang kemungkinan berkaitan dengan peristiwa tersebut.
Hingga berita ini diterbitkan, identitas bayi, identitas orang tua, serta kronologi lengkap mengenai bagaimana bayi tersebut berada di bawah JMP Ambon belum diketahui. Belum ada pula informasi resmi mengenai siapa yang pertama kali menemukan bayi tersebut dan bagaimana kondisi lingkungan saat bayi ditemukan.
Korantekad.id telah berupaya meminta konfirmasi kepada pihak Polisi terkait temuan tersebut, termasuk mengenai kondisi bayi, lokasi penanganan, serta langkah penyelidikan yang dilakukan. Namun, hingga berita ini ditulis, konfirmasi resmi dari pihak kepolisian belum diterima.
Peristiwa ini menjadi perhatian publik karena bayi disebut ditemukan dalam kondisi baru lahir dan masih memiliki ari-ari.
Jika nantinya terbukti terdapat unsur kesengajaan dalam pembuangan bayi, aparat penegak hukum perlu mengungkap identitas pihak yang bertanggung jawab serta motif di balik peristiwa tersebut.
Polisi juga diharapkan segera memberikan keterangan resmi untuk memastikan kondisi bayi, kronologi penemuan, serta perkembangan penyelidikan. Informasi resmi diperlukan agar masyarakat tidak berspekulasi dan agar pemberitaan mengenai kasus ini tetap berdasarkan fakta yang telah diverifikasi.
Korantekad.id akan terus memantau perkembangan kasus temuan bayi di bawah JMP Ambon ini dan memperbarui informasi setelah terdapat keterangan resmi dari kepolisian maupun pihak terkait.(Ati)
korantekad.id Koran Tekad Online

