
JAMBI (korantekad.id) – Awak Media Awasi Jambi menemukan sebuah praktik mencurigakan yang melibatkan sebuah tangki berwarna merah putih milik Elnusa Pertropin. Saat investigasi di lapangan, unit tangki tersebut terlihat berhenti di depan Universitas Jambi (Unja) Mendalo, dan seorang sopir diduga menyerahkan perangkat GPS kepada seorang pengendara motor bebek Supra.
Kejadian ini terjadi pada Rabu malam, 12 November 2025, sekitar pukul 23.40 WIB. Media Awasi kemudian melakukan pengintaian terhadap unit merah putih tersebut, dengan tujuan untuk mengungkap dugaan praktik ilegal yang mungkin terjadi.
“Dari hasil pengintaian, unit merah putih Elnusa Pertropin tersebut diikuti hingga ke sebuah gudang di daerah Pemayung. Gudang tersebut diduga milik seorang oknum TNI bernama Romi yang berdinas di Propos Korem Jambi,” ujar sumber dari Media Awasi.
Media Awasi mendesak Pertamina, Polda Jambi, Denpom, dan Korem Jambi untuk segera melakukan pemeriksaan terhadap sopir tangki Elnusa dengan nomor polisi B 9643 SFV terkait kejadian ini. Mereka juga menuntut adanya tindakan tegas terhadap oknum-oknum yang terlibat dalam praktik ilegal tersebut.
“Kami dari awak Media Awasi dan lainnya akan mengawal kasus ini hingga tuntas. Bahkan, kami berencana menggelar aksi di depan Depot Pertamina Jambi jika tidak ada tindakan yang diambil,” tegasnya.
Media Awasi juga menyoroti pentingnya pengawasan dan penertiban terhadap seluruh sopir Elnusa agar kualitas BBM di Kota Jambi tetap terjaga. Mereka berharap tidak ada lagi kerusakan mesin kendaraan masyarakat akibat praktik-praktik ilegal yang merugikan.
“Sanksi yang akan dikenakan harus sesuai dengan UUD Migas No. 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi,” pungkasnya. ~MLS
korantekad.id Koran Tekad Online

