
JAMBI (korantekad.id) – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Jambi bersama Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan RI menggelar Sosialisasi dan Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka Penguatan Forum Reintegrasi Sosial (FORIS) dan Kelompok Layanan Bimbingan Integrasi (Kelayan Binter) Tahun 2026.
Kegiatan tersebut berlangsung pada Selasa (15/9/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, bertempat di Aula Rumah Kito Resort, Jalan Serma Ishak Ahmad, Kelurahan Mayang Manggurai, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi, Kompleks Puri Mayang.
Kegiatan dibuka oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jambi, Dr. Tr. Irwan Rahmat Gumilar, A.Md.P., S.H., M.Si., dan dihadiri sekitar 120 peserta dari berbagai unsur pemerintah, dunia usaha, lembaga sosial, tokoh masyarakat serta mitra kerja pemasyarakatan.
Sejumlah pejabat dan undangan turut hadir, di antaranya Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Provinsi Jambi H. Usman Sulaiman, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jambi Dr. H. Mahbub Daryanto, M.Pd.I., Kepala KSOP Kelas III Talang Duku Capt. Prihartanta Ekabudi Jatmika, M.M., serta perwakilan Dandim 0415/Jambi, Pasi Ops Mayor Inf Dalimunthe.
Hadir pula Manajer Operasional PT Pertamina Patra Niaga Jambi Beny Kurniawan, para Kepala UPT Pemasyarakatan Jambi, perwakilan Disnakertrans Provinsi Jambi, Babinsa Kelurahan Mayang Serma Afriyadi, serta perwakilan mitra kerja pemasyarakatan dari Bapas, LBH, dunia usaha, LSM, tokoh agama dan tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya, Kepala Kanwil Ditjenpas Jambi Dr. Tr. Irwan Rahmat Gumilar memberikan apresiasi kepada seluruh anggota FORIS dan Kelayan Binter yang selama ini berperan sebagai relawan sosial dalam membantu proses reintegrasi eks Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).
Ia menilai, kesediaan masyarakat untuk mendampingi, membina hingga membuka peluang kerja bagi eks WBP merupakan bentuk nyata kepedulian dan pengamalan nilai kemanusiaan.
“Saya mengapresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh anggota FORIS dan Kelayan Binter yang sudah menjadi relawan sosial. Keikhlasan Bapak/Ibu mendampingi, membina dan membuka lapangan kerja bagi eks Warga Binaan adalah wujud nyata pengamalan nilai kemanusiaan,” ujarnya.
Mnurutnya, reintegrasi sosial tidak dapat dilakukan hanya oleh jajaran pemasyarakatan. Dukungan pemerintah daerah, dunia usaha dan masyarakat sangat diperlukan agar eks WBP mendapatkan kesempatan untuk kembali menjalani kehidupan secara produktif.
Ia mengajak seluruh pihak membuka ruang dan memberikan kesempatan kedua kepada eks WBP. Sebab, stigma sosial dinilai masih menjadi salah satu tantangan terbesar dalam proses reintegrasi.
“Stigma adalah tembok paling tinggi yang harus kita runtuhkan bersama. Jika mereka diterima, mereka akan kuat. Jika mereka dikucilkan, kita justru menciptakan masalah baru,” katanya.
Irwan juga meminta jajaran UPT Pemasyarakatan memperkuat sinergi dengan FORIS dan Kelayan Binter. Pemetaan kebutuhan serta pelatihan keterampilan bagi warga binaan harus disesuaikan dengan kebutuhan pasar kerja di Provinsi Jambi.
“Jangan sampai kita melatih, tetapi tidak ada yang menyerap,” tegasnya.
Ia menambahkan, tahun 2026 menjadi momentum penguatan program reintegrasi sosial. Keberhasilan tidak hanya diukur dari terlaksananya program, tetapi juga dari dampak nyata yang dirasakan eks WBP.
“Berapa eks WBP yang sudah bekerja, berapa yang sudah mandiri dan berapa yang sudah diterima masyarakat, itu indikator keberhasilan kita,” jelasnya.
Selain sesi sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi secara virtual bersama Direktur Jenderal Imigrasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan RI, Hendarsam Marantoko, bersama Forkopimda Jambi.
Rangkaian kegiatan juga diisi dengan penampilan tari tradisional Burung Kadidi binaan Lapas Kelas I A Perempuan Jambi serta penampilan band warga binaan pemasyarakatan Jambi.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan ramah tamah dan makan siang bersama para peserta.
Sekitar pukul 12.30 WIB, seluruh rangkaian Sosialisasi dan FGD Penguatan FORIS dan Kelayan Binter Tahun 2026 selesai dilaksanakan. Kegiatan berlangsung aman dan kondusif.
(*Ha.Trian*)
korantekad.id Koran Tekad Online

